Habib Rizieq Tak Boleh Pulang, FPI Ngamuk Sampai Bawa Hari Kiamat

- Admin

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FPI (Tagar)

FPI (Tagar)

Jakarta, inikepri.com – Kepulangan pimpinan Front Pembela Islam atau FPI Habib Rizieq Shihab ke Indonesia masih harus tertunda lantaran visa kunjungannya sudah habis. Selain itu, saat ini status Habib Rizieq disebut-sebut sebagai mukhalif atau pelanggar undang-undang.

Kepastian tersebut diungkapkan Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, setelah mengacu pada sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi. Maka dengan begitu, bisa dipastikan, Habib Rizieq belum diperbolehkan pulang. Kenyataan tersebut yang akhirnya membuat FPI marah.

“Berdasarkan komunikasi kami dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, bahwa sampai detik ini nama Mohammad Rizieq Shihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih ‘blinking merah’ dengan tulisan ta’syirat mutanahiyah (visa habis) dan dalam kolom lain tertulis: mukhalif (pelanggar UU),” ujar Agus, dikutip dari Kumparan, Kamis 15 Oktober 2020.

Baca Juga :  Oh, FPI Ternyata Sudah Tak Terdata di Kemendagri

“Bentuk pelanggaran: mutakhallif ziyarah (overstay dengan visa kunjungan). Ada juga kolom “ma’lumat al-mukhalif” (data tentang pelanggar). Di kolom foto MRS ditulis “Surah al-Mukhalif” foto pelanggar,” sambungnya. 

Terkait pernyataan Agus Muftah, Ketua DPP FPI Slamet Ma’arif menyampaikan rasa kesal dan kecewanya. Slamet mengatakan, seperti dikutip Detik, alih-alih membantu kepulangan Habib Rizieq, Agus justru membuat segalanya menjadi sulit. Dia pun menilai, apa yang telah Agus perbuat merupakan hal aneh dan patut dipertanyakan.

Baca Juga :  Kabaharkam: FPI Selalu Gunakan Simbol Organisasi Teroris

“Ini Dubes aneh. Waktu warganya (Habib Rizieq Shihab) dicekal, enggak mau tahu. Giliran cekalnya dicabut, sibuk cari tahu dan berupaya agar dicekal lagi. Sehingga pernyataan Dubes itu menunjukkan bahwa dia salah satu variabel yang mempersulit masalah kepulangan imam besar HRS.”

“Sangat disayangkan bahwa seorang Dubes bukan menjadi problem solver bagi WNI di luar negeri, tapi justru menjadi bagian dari penyebab masalah,” terangnya.

Baca Juga :  Jokowi Sebut Tempat Isolasi Corona di Pulau Galang Terbagi Tiga Zona

Pesan Khusus Dari FPI Soal Kepulangan Habib Rizieq

Slamet menitipkan satu pesan untuk Agus Muftah, bahwa menghalang-halangi kepulangan Habib Rizieq sejatinya perbuatan tak mulia. Sebab, Habib Rizieq merupakan zuriat atau keturunan Nabi Muhammad. Bahkan, kata Slamet, ancamannya adalah penyesalan di hari kiamat.

“Khusus buat Pak Dubes, kami (FPI) hanya mengingatkan ‘Hai kalian yang selalu mempersulit dzurriyat (zuriat—keturunan) Rasulullah, bertobatlah. Jangan sampai kalian amal buruk kalian itu menjadikan kalian menyesal di yaumil akhir,” kata Slamet. (ER/Hops)

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB