Ingat Covid-19! Jangan Buka Masker saat Bepergian Naik Pesawat

- Publisher

Kamis, 22 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

(ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Batam, inikepri.com – Ketua Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID-19, Doni Monardo, meminta kepada masyarakat yang hendak bepergian menaiki maskapai penerbangan, sebaiknya di dalam pesawat tak minum dan makan. 

Hal ini tentunya untuk menghindari terjadinya adanya penularan wabah virus Corona atau COVID-19 di tempat tersebut. 

“Seandainya bisa menahan diri untuk tidak buka masker, tidak makan dan minum, tidak mengobrol juga, itu langkah bagus. Tapi, kalau tidak bisa, terpaksa makan dan minum, maka secepatnya menggunakan masker kembali,” kata Doni Monardo dalam acara “Potensi Penyebaran COVID-19 ketika Libur Panjang” melalui webinar di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

BACA JUGA:  HUT ke-80 RI: Merenungi Jejak, Meneguhkan Arah Bangsa

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, juga mengimbau kepada para penumpang seyogyanya untuk tidak melepas masker di dalam pesawat. 

“Kalaupun dimungkinkan, kalau enggak terpaksa, ya jangan, minumlah kalau sudah turun, apalagi makan. Kalau dapat makan ya dipegang, dibawa pulang oleh sanak keluarga,” ujarnya.

Tak hanya itu, Budi menuturkan bahwa masyarakat yang hendak menaiki pesawat untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain, maka harus melakukan rapid test terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar dapat memberikan rasa aman satu dengan yang lainnya.

BACA JUGA:  COVID-19 Naik lagi, Masyarakat Harus Vaksinasi Lengkap

“Masih, prosedur yang sama. Saya pikir itu melakukan rasa aman, saya pikir satu sama yang lain menjadi satu confident, prosedur yang sama itu memberikan rasa aman,” ujarnya.

Budi menambahkan, ketika melakukan perjalanan penerbangan ke Palangkaraya, ia melihat bahwa penumpang itu sudah sadar dan ini tentunya sangat diapresiasi. Sebab, tidak ada berisik saling mengobrol antara satu penumpang dan yang lainnya.

BACA JUGA:  Kemenkes : Rapid Test Paling Mahal Rp 150.000

“Enggak ada berisik, makan pun terbatas, makan lalu ditutup. Ini kesadaran penting, meski di pesawat ada tekno hepa lebih aman dari ruangan biasa, untuk jaga penularan terjadi,” tuturnya.

Penularan COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi. Masyarakat diminta agar memperhatikan protokol kesehatan dan melakukan 3M: memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun. (RWH/Viva)

Berita Terkait

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terbaru