Bocah 10 Tahun Temukan Potongan Kepala Korban Sriwijaya SJ 182 Saat Lagi Main

- Publisher

Rabu, 20 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Bantenhits/suara.com)

(Bantenhits/suara.com)

INIKEPRI.COM – Potongan kepala diduga korban Sriwijaya SJ 182 ditemukan terdampar di Pantai Kis Tangerang, Banten. Lokasi Pantai Kis berdekatan dengan Pulau Lancang, yang merupakan titik dekat jatuhnya pesawat pada dua pekan lalu. Potonga kepala diduga korban Sriwijaya SJ 182 itu ditemukan bocah 10 tahun yang sedang bermain di Pantai Kis.

Temuan potongan tubuh itu sudah dievakuasi oleh polisi dan sudah diserahkan ke Posko Basarnas Kabupaten Tangerang dan akan diserahkan ke Posko Basarnas Pusat untuk dipastikan apakah benar potongan kepala itu korban Sriwijaya Air atau tidak.

Bocah Nemu Potongan Kepala Korban Sriwijaya

Bocah 10 tahun yang menemukan potongan kepala itu adalah Angga. Kepada polisi, Angga mengaku kemarin siang sedang bermain di sekitar Pantai Kis, lalu dia melihat ada rambut dengan separuhnya tertutup pasir. Setelah dikorek-korek, Angga kaget bukan main, sebab ternyata rambut berpasir itu adalah potongan kepala manusia. Salah seorang warga mengatakan demikian.

BACA JUGA:  Ini Kronologi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

“Pas anak itu (Angga) lagi main di pantai lalu melihat ada rambut yang separuhnya tertutup pasir kemudian dia korek-korek ternyata itu potongan kepala manusia diduga milik korban Sriwijaya Air,” dikutip dari Suara.com, jaringan Hops.ID, Rabu 20 Januari 2021.

Temuan Angga itu kemudian diteruskan ke Polsek Pakuhaji. Kepada Suara.com, Kapolsek Pakuaji AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan jajarannya menerima laporan temuan potongan kepala itu kemarin pukul 14.00.

BACA JUGA:  Turbin Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan

Mendapati laporan itu, jajaran Polsek Pakuhaji langsung meluncur ke TKP.

Kapolsek Pakuhaji meyakini potongan kepala itu adalah korban Sriwijaya Air. Namun untuk pastinya, perlu dicek oleh tim DVI Mabes Polri.

“Kenapa kita yakini itu (bagian tubuh) korban Sriwijaya Air karena posisi pantai Kis ini berdekatan dengan pulau Lancang bahkan dari sini keliatan,” jelas Kapolsek.

Tragedi Sriwijaya Air

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan rute penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak hilang kontak dan jatuh di wilayah Kepulauan Seribu Sabtu dua pekan lalu.

Sejumlah warganet menjadikan insiden yang menimpa pesawat ini sebagai perbincangan hangat. Salah satunya ada yang menyebut bahwa armada pesawat yang digunakan telah berusia hingga puluhan tahun.

BACA JUGA:  Google Maps Tampilkan Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan jika pesawat Sriwijaya Air SJ182 sempat terbang ke arah yang bukan semestinya sesaat sebelum kecelakaan. Menurut keterangan, petugas sempat melihat pesawat ini terbang ke arah 75 derajat. Padahal seharusnya burung besi itu melaju ke barat laut.

Baca Juga: Ini Kronologi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Berbagai kalangan berspekulasi dan mengulas kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ182. Ada yang menduga pesawat meledak di udara sebelum jatuh ke laut, ada pula yang menerka kemungkinan faktor korosi mesin pesawat. Dari berbagai spekulasi dan analisis yang muncul, diperkirakan butuh waktu sampai dengan satu tahun untuk mengungkap kejadian ini. (AFP/Hops)

Berita Terkait

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru