Seperti diketahui, terhitung sejak hari Jumat, 29 Januari 2021 lalu, secara resmi pihak SP — singkatan populer Suara Pembaruan — mengumumkan sebagai edisi terakhir koran SP tersebut.
Artinya, esok harinya, Sabtu 30 Januari 2021 koran SP tidak lagi mengunjungi pembacanya. Bukan hanya pembaca, tapi rekan sesama awak media, juga terkejut.
Wartawan SP sendiri mengirim salam perpisahan melalui medsos. Seperti dikutip di bawah ini :
Teman-teman baik. Aku mau memberitahukan, mulai 1 Februari 2021, Koran Harian Suara Pembaruan akan berhenti cetak. Dikarenakan bangkrut dan tidak mampu lagi melawan keganasan pandemi Covid-19.
Terima kasih atas kerjasama dan bantuan teman-teman selama ini. Terima kasih untuk kenangan – kenangan manis selama liputan di lapangan bersama kalian.
Mudah-mudahan kita bisa ketemu di lapangan ya dengan semangat yang baru lagi.
I am gonna miss all of you..
Salam hangat..
Apa sebenarnya yang terjadi dengan “Suara Pembaruan”?
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















