[PROFIL] Moeldoko, Anak Petani Miskin Yang Reformasi TNI. Dari KSP Menuju 2024?

- Publisher

Minggu, 14 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moeldoko (ist)

Moeldoko (ist)

MOELDOKO lahir dari keluarga miskin. Dia anak bungsu dari 12 bersaudara.

Namun, bersama dirinya hanya delapan anak yang pernah dia lihat. Mereka terdiri atas lima laki-laki dan tiga perempuan.

“Kamu terakhir, tinggal kuretan-nya,” ujar Moeldoko menirukan sang ibu tentang kelahiran dan keberadaannya di keluarga.

Sang ayah, Moestaman, adalah petani. Adapun sang ibu, Masfuah, adalah ibu rumah tangga.

Empat saudara Moeldoko meninggal dunia saat ia masih kecil. Delapan bersaudara yang masih dia jumpai terdiri dari lima laki-laki dan tiga perempuan.

BACA JUGA:  Sempat Tertunda, Seleksi CPNS 2019 Dilanjutkan. Simak Jadwalnya di Sini!

Selain bertani, sang ayah juga menjadi Jagabaya alias perangkat keamanan di desanya, yaitu Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kediri, Jawa Timur.

Meski begitu, kebutuhan hidup keluarga dengan 12 anak itu tetap tak tercukupi dengan pendapatan dari dua sumber penghidupan tersebut. 

Dalam situasi paling sulit, isi buah mangga—pelok, dalam bahasa Jawa—pun jadi santapan pengganti nasi. 

BACA JUGA:  Moeldoko Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB

“Diambil dalamnya mangga, dijemur, terus enggak tahulah diapain lagi, itu urusan orangtua kita dulu. Tapi itu realita saya dulu,” kenang Moeldoko.

Sama seperti bocah-bocah desa pada umumnya, Moeldoko sejak kecil diminta membantu kerja di sawah, sebisanya, sepulang sekolah.

Namun, bukan berarti tak ada cerita gembira di masa kecilnya. Kelayapan di kebun tebu bersama teman-teman atau bermain di sungai adalah kegembiraan.

BACA JUGA:  Delik Aduan, Ini Ancaman Pidana untuk Penghina Pemerintah di RKUHP

Sungai yang mengalir melintasi desa mereka adalah taman bermain. Saat arus sedang deras, mereka berlomba berenang melawan arus. 

Saat adzan maghrib berkumandang, Moeldoko merapat ke mushala dekat rumah. Selain menegakkan shalat, di sini dia belajar mengaji dan berlatih silat. Tak jarang dia ketiduran sampai pagi di mushala.

“Mungkin karena anaknya banyak, ibu saya juga enggak pernah nyariin kalau malam,” kata Moeldoko.

Berbeda

Berita Terkait

Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor
KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW
UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas
Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000
Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya
Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya
Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya
BAZNAS Buka 4 Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan S1, Cek Syarat dan Cara Daftar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor

Minggu, 1 November 2026 - 07:35 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:15 WIB

UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya

Berita Terbaru