Bikin Geger! Ilmuwan AS Ciptakan Makhluk Campuran Manusia-Monyet

- Publisher

Minggu, 18 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(REUTERS)

(REUTERS)

INIKEPRI.COM – Para ilmuwan dari Salk Institute di California, Amerika Serikat (AS), telah menghasilkan mahkhluk campuran manusia-monyet dengan selinduk manusia. Pekerjaan itu dikritik para pakar yang mempertanyakan soal etika.

Kelompok ilmuwan Amerika telah menghasilkan chimera manusia-monyet setelah menumbuhkan sel manusia dalam embrio monyet. Pekerjaan itu dalam upaya untuk lebih memahami tentang bagaimana sel berkembang dan berkomunikasi satu sama lain.

BACA JUGA:  Cacar Monyet Ditemukan di Singapura, Pertama di ASEAN

Istilah chimera sebenarnya adalah mahluk fiktif dari mitologi Yunani yang digambarkan sebagai campuran dari berbagai mahluk hidup. Saat ini, istilah itu kerap digunakan untuk menggambarkan makhluk yang dibuat dari gabungan dua genetik yang berbeda.

Beberapa ahli etika di Inggris telah menyuarakan keprihatinan, dengan mengatakan pekerjaan itu menimbulkan tantangan etika dan hukum yang signifikan dan membuka kotak pandora untuk chimera “manusia-bukan manusia”.

BACA JUGA:  Ngeri! Anjing Liar Menyeret dan Mengunyah Jasad Pasien COVID-19 di Pantai Sungai Gangga

Istilah chimera sebenarnya adalah mahluk fiktif dari mitologi Yunani yang digambarkan sebagai campuran dari berbagai mahluk hidup. Saat ini, istilah itu kerap digunakan untuk menggambarkan makhluk yang dibuat dari gabungan dua genetik yang berbeda.

Beberapa ahli etika di Inggris telah menyuarakan keprihatinan, dengan mengatakan pekerjaan itu menimbulkan tantangan etika dan hukum yang signifikan dan membuka kotak pandora untuk chimera “manusia-bukan manusia”.

BACA JUGA:  Terharu! Ustaz Ebit Lew Bagikan Hadiah untuk Komunitas Tionghoa Menjelang Imlek

Mereka menyerukan diskusi publik tentang tantangan etika dan peraturan yang terkait dengan chimera manusia-hewan.

Dalam pekerjaannya, para peneliti dari Salk Institute di California memasukkan selinduk manusia—sel khusus yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel—ke dalam embrio monyet di cawan petri di laboratorium.

Berita Terkait

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terbaru