Bikin Geger! Ilmuwan AS Ciptakan Makhluk Campuran Manusia-Monyet

- Publisher

Minggu, 18 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(REUTERS)

(REUTERS)

“Para ilmuwan di balik penelitian ini menyatakan bahwa embrio chimeric ini menawarkan peluang baru, karena `kami tidak dapat melakukan jenis eksperimen tertentu pada manusia`,” imbuh dia.

“Tapi apakah embrio ini adalah manusia atau bukan, masih dipertanyakan.”

Profesor Julian Savulescu, direktur Oxford Uehiro Center for Practical Ethics dan co-director dari Wellcome Center for Ethics and Humanities, University of Oxford, mengatakan: “Penelitian ini membuka kotak pandora untuk chimera manusia-bukan manusia.”

BACA JUGA:  Kementerian Hukum Lengkapi Dokumen untuk Ekstradisi Paulus Tannos

“Embrio-embrio ini dihancurkan pada 20 hari perkembangannya tetapi hanya masalah waktu sebelum chimera manusia-bukan manusia berhasil berkembang, mungkin sebagai sumber organ bagi manusia. Itulah salah satu tujuan jangka panjang penelitian ini,” katanya.

BACA JUGA:  Dollar Lagi Turun, Libur Lebaran ke Singapura Lebih Murah

“Pertanyaan etika kuncinya adalah: apa status moral makhluk-makhluk baru ini? Sebelum eksperimen apa pun dilakukan pada chimera yang lahir hidup, atau organ mereka diekstraksi, penting agar kapasitas mental dan kehidupan mereka dinilai dengan benar.”

BACA JUGA:  Seorang Pria Disuntik 2 Vaksin COVID-19 yang Berbeda, Amankah?

Sarah Norcross, direktur Progress Educational Trust, mengatakan bahwa sementara “kemajuan substansial” sedang dibuat dalam penelitian embrio dan sel induk, yang dapat membawa manfaat yang sama substansial, terdapat kebutuhan yang jelas untuk diskusi publik dan debat tentang tantangan etika dan peraturan diangkat. (RM/Sindonews)

Berita Terkait

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Berita Terbaru