Malaysia Setop Pakai Vaksin AstraZeneca

- Publisher

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Malaysia memutuskan untuk tak menggunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca dalam program vaksinasi nasional. Alasannya, banyak masyarakat yang cemas akan vaksin tersebut.

Menteri Sains,Teknologi, dan Inovasi Malaysia Khairy Jamaluddin dan Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba mengatakan meskipun para ahli menemukan bahwa manfaat menggunakan AstraZeneca lebih besar daripada risiko penggumpalan darah, pemerintah juga memperhatikan kecemasan publik dan keraguan atas vaksin khusus ini.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Dibuang, Denmark Setop Pakai!

“Dalam hal ini, Dr Adham dan saya telah membahas secara ketat tentang penggunaan vaksin AstraZeneca. Kami tidak ingin menyia-nyiakan vaksin yang efektif dan aman ini, tetapi pada saat yang sama, kami memahami tidak bisa mengatasi ketakutan masyarakat dan berita bohong yang sudah viral,”jelasnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (28/4/2021).

BACA JUGA:  Duh! Varian Deltacron Muncul, Ini Negara Pertama Kali Ditemukan

“Setelah berdiskusi, kami menyepakati langkah proaktif yang memungkinkan kami tetap menggunakan vaksin AstraZeneca terlebih dahulu, sekaligus mengatasi rasa takut dan khawatir masyarakat terhadap vaksin AstraZeneca yang notabene tidak berbasis sains,” tambahnya.

BACA JUGA:  20 Perusahaan Singapura Tertarik Berinvestasi di IKN

Baca Juga: BPOM Eropa: Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

Meski tak dipakai dalam program vaksinasi nasional, vaksin AstraZenenca masih tersedia bagi masyarakat yang secara sukarela mau disuntik menggunakan vaksin buatan Universitas Oxford itu.

“Kami akan menyediakan vaksin ini untuk publik yang mau mendaftar secara diri ke lokasi khusus, setelah melihat seluruh fakta terkait vaksin AstraZeneca,” ujar Khairy.

Saat ini Malaysia masih memiliki 268 ribu dosis vaksin AstraZeneca. Vaksin ini akan dialihkan ke wilayah Selangor dan Kuala Lumpur. Pada awal pekan ini, otoritas kesehatan Malaysia mengumumkan vaksin AstraZeneca aman untuk digunakan.

BACA JUGA:  BPOM: Perhatikan Warning Vaksin AstraZeneca Sebelum Penyuntikan

Khairy juga mengungkap bahwa perbandingan kasus pembekuan darah rata-rata hanya 4 kasus dari satu juta orang yang divaksin AstraZeneca. Saat ini ada 165 ribu kasus pembekuan darah per satu juta kasus Covid-19 serta 1.763 kasus dari satu juta perokok aktif. (RM/CNBCIndonesia)

Berita Terkait

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terbaru