Kisah Royadin, Polisi Jujur yang Menilang Sang Raja Yogyakarta

- Publisher

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

Jawaban Sri Sultan mengejutkan Royadin. Sri Sultan justru berkata, bahwa ia memang salah. Ia bahkan menolak untuk melihat rambu yang telah dilanggar tersebut, karena yakin bahwa ia memang salah sehingga harus dihentikan polisi. “Ndak usah, saya yang salah, dan kamu benar. Jadi sekarang bagaimana?”

Siapapun yang berada di posisi Brigadir Royadin tentunya pasti salah tingkah. Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah seorang raja, jenderal bintang 1 sekaligus salah seorang pahlawan negeri ini. Apa yang harus ia lakukan?

BACA JUGA:  Saat Baca Surah Al Mu’minun, Imam Salat Subuh ini Meninggal

Bila ia membiarkan, maka ia adalah seorang polisi yang tidak disiplin dalam menjalankan tugas. Tentu akan dilema bukan?

Sri Sultan sempat bersikeras bahwa ia bersalah dan memang harus ditilang. Ia juga tidak memperkenalkan dirinya sebagai jenderal, atau pahlawan, atau raja pada Royadin, meski Royadin mengenalinya dengan baik. Akhirnya, Royadin, meski seorang polisi muda dan masih berpangkat Brigadir, namun ia memilih hal yang berani, bahkan berisiko bagi dirinya.

BACA JUGA:  Empat Strategi Besar dalam Pengembangan Koperasi dan UMKM

“Mohon maaf, sinuwun saya tilang,” itu jawaban Royadin. Ia menulis surat tilang dengan gelagapan, lalu dengan gemetaran memberikan surat tilang tersebut pada Sri Sultan.

Royadin menunggu apa yang akan dilakukan jenderal TNI, juga seorang raja, sekaligus pahlawan nasional ini dengan surat tilang tersebut. Tapi Sri Sultan justru mengambil surat tilang itu dan memberikan rebuwes miliknya ke Royadin. Lalu Sri Sultan tersenyum dan melanjutkan perjalanannya.

BACA JUGA:  Nyoman Nuarta: Filosofi Desain Istana Garuda Simbol Penyatuan 1.300 Suku di Indonesia

Keesokan hari, komandan Royadin berpangkat Kompol (Komisaris Polisi) benar-benar terkejut ketika melihat ada rebuwees milik Sri Sultan Hamengkubuwono IX ditilang oleh seorang brigadir polisi. Hasilnya, usai apel pagi, komandan memanggil Royadin dan benar-benar marah. Ia memaki Royadin habis-habisan.

Berita Terkait

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terbaru