Gatot Goreng PKI Lagi, Agum Gumelar: Ambisi Politik, You Kan Mantan Panglima TNI

- Publisher

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Pernyataan soal PKI yang kemungkinan melakukan penyusupan di tubuh TNI, disayangkan senior Gatot Nurmantyo, yakni Agum Gumelar.

Dia nampak terheran-heran, eks Panglima TNI itu bisa berbicara demikian.

Menurut Agum, Gatot ibarat orang yang tergesa-gesa melontarkan pernyataan soal PKI. Padahal, dia bisa mengkonfirmasi ke juniornya Dudung Abdurachman yang saat ini menjadi Pangkostrad soal lenyapnya diorama sejumlah tokoh.

BACA JUGA:  Danjen Kopassus Sindir Gatot: Jangan Sembarang Pakai Baret Merah!

Menurut Agum, agak mengherankan sikap Gatot yang justru bertindak tapi tidak dari info yang jelas soal PKI dan TNI ini. “Pak Gatot dalam sampaikan tudingan, seharusnya bertindak berdasarkan intelijen. You kan bekas Panglima TNI, harus bertindak berdasarkan intelijen, bukan informasi,” kata Agum di Prime Time News, via HOPS.ID, Kamis 29 September 2021.

BACA JUGA:  Komunisme Tak Perlu ditakutkan Lagi di Indonesia, Fadli Zon dan Rocky Gerung Jawabnya Begini

Dia justru menyayangkan sikap Gatot yang malah seketika mengeluarkan pernyataan bombastis, yang hanya memperkeruh ruang publik saja.

“You kan senior, ada baiknya senior tanya ke junior Dudung, jangan you langsung bombastis undang kegaduhan. Nanti muncul lagi komentar lain, tambah gaduh lagi. Makanya saya sangat sesalkan itu.”

Dia juga menyinggung Gatot memang terlihat memiliki ambisi politik. Namun, akan menjadi salah apabila itu tidak ditempuh dengan cara di dalam sistem. Sang senior menyayangkan jika Gatot malah asyik teriak-teriak di jalanan untuk memperjuangkan ambisinya.

BACA JUGA:  Bilah Terakhir Sayap Garuda Kantor Presiden di IKN Selesai Dipasang

“Pesan saya kepada adikku yang tercinta Gatot, dia punya potensi, tapi kalau caranya salah, bisa jadi boomerang buat dia,” katanya. (AFP/HOPS)

Berita Terkait

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terbaru