Perempuan Tani HKTI Kepri Masa Bakti 2021-2026 Resmi Dilantik

INIKEPRI.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) masa bakti 2021-2026 secara resmi dilantik Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perempuan Tani HKTI (DPN PT HKTI) Dian Novita Susanto, secara virtual.

Kegiatan yang berlangsung di Pacific Palace Hotel Batam, Rabu (29/9/2021) ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Hj Marlin Agustina dan Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya, Dian mengatakan, pembentukan DPD Pertani HKTI Kepri sebagai langkah penguatan organisasi yang ia pimpin.

“Selain itu, yang paling utama bisa menjadi alat pemersatu kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya disektor pertanian,” kata Dian.

Sementara itu, Rina Sriatun Safitri, Ketua Pertani HKTI Kepri menyampaikan terimakasih kepada semua pihak. Ia mengaku mengemban amanah bukan hal yang mudah. Namun dorongan dan motivasi berbagai kalangan akan memudahkan pihaknya menjalani amanah tersebut.

“Tentu kami berharap, kehadiran kami dapat memberi dampak yang positif dan membuat kita lebih maju ke depannya. Serta, memberikan kontribusi positif kepada pemerintah maupun masyarakat, khususnya petani,” ujar dia.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam kesempatan ini juga atas nama Pemko Batam dan BP Batam Rudi menyampaikan selamat kepada pengurus baru yang berkhidmat hingga 2026 mendatang ini.

“Mudah-mudahan kehadiran Perempuan Tani HKTI Kepri membawa manfaat bagi masyarakat Kepri dan Batam,” ucap Rudi.

Ia mengatakan, pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting. Maka ia bersyukur jika Perempuan Tani HKTI Kepri dapat mengambil peran dalam konteks ini.

“Batam memang tata ruangnya bukan untuk pertanian. Tapi saya berterimakasih, jika HKTI memikirkan, ada daerah lain di Kepri ini (dikembangkan sebagai penghasil pangan), maka Batam tak perlu lagi datangkan pangan dari daerah lain,” ucap Rudi.

Terkait tata ruang, Rudi berharap Perempuan Tani HKTI juga dapat menyampaikan gagasan yang kemudian dibicarakan dengan pemerintah. Menurutnya, hendaknya pengembangan sektor ini seiring dengan tata ruang, aturan dan pembangunan lainnya.

“Ambil bagian ikut memikirkan ini. Dudukkan dengan pemerintah apa perencanaan bapak ibu di HKTI. Sehingga dalam proses (penyusunan) tata ruang dapat diselipkan. Sehingga ada khusus difungsikan sebagai pertanian,” tandas Rudi yang juga ketua BP Batam. (ER)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!