DPP KNPI Resmi Laporkan Ferdinand Hutahaean ke Polisi

- Publisher

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPP KNPI melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri. Foto: Twitter @knpiharis

DPP KNPI melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri. Foto: Twitter @knpiharis

INIKEPRI.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama secara resmi melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri.

Dikutip dari akun Twitter Haris Pertama @knpiharis, ia menyebut, DPP KNPI telah selesai melaporkan Ferdinand ke pihak berwajib.

“Alhamdulilah Laporan Polisi DPP KNPI terhadap Ferdinand Hutahaean sudah selesai. Kita doakan agar POLRI dapat bergerak Cepat demi Keutuhan Persatuan dan Kesatuan di NKRI. 🇮🇩🇮🇩🇮🇩,” tulis dia, Rabu (5/1/2022).

BACA JUGA:  Wasekjen DPP KNPI Erwan Bachrani: Aunur Rafiq Bapak Pemuda Kepri

Sebelumnya, Haris Pertama menilai Ferdinand selalu buat gaduh dengan cuitan-cuitannya di Twitter yang penuh dengan kebencian. Dia peringatkan Ferdinand agar tidak menyingung SARA.

“Kau memang selalu BUAT GADUH. Ingat @FerdinandHaean3 jangan buat konflik SARA,” tulis Haris Pertama di Twitter-nya, Rabu 5 Januari 2022.

BACA JUGA:  Mencegah Kelangkaan Air Butuh Ketegasan Negara

Bahkan, Haris Pertama berjanji akan berjuang agar Ferdinand bisa dipenjarakan.

“Saya dan Pemuda Indonesia akan berjuang untuk lo masuk Penjara agar Indonesia DAMAI,” tulis Haris Pertama selanjutnya.

BACA JUGA:  Ini Latar Belakang Pemerintah Terbitkan Perppu Cipta Kerja

Blunder Cuitan Ferdinand Hutahaean

Sebelumnya, cuitan Ferdinand Hutahaean jadi blunder. Dia menyebut Allah yang orang lain sembah lemah karena perlu dibela. Sementara Allah yang dia sembah kuat dan mana segalanya.

Cuitan itu dapat respon keras dari netizen. Sejak Selasa malam, tagar #tangkapferdinand jadi trending topik di Twitter. Rabu pagi, Ferdinand menuliskan permohonan maaf.

Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring ini beralasan bahwa cuitan itu untuk motivasi dirinya sendiri. Tidak ada tujuan menyinggung pihak tertentu.

“Masa menyemangati diri sendiri tidak boleh. Makanya sering-sering bicara dengan diri sendiri jangan kebanyakan bicara ke orang lain supaya mengenal diri sendiri dan memotivasi diri sendiri” Ferdinand.

“Tapi baiklah, kalau ada yg merasa terganggu, saya mohon maaf. Yg pasti cuitan saya untuk saya sendiri,” sambung Ferdinand.

Di lini masa Twitter sendiri tagar Tangkap Ferdinand menjadi populer. Sampai pukul 09.30 WIB sudah dicuit 22,7 ribu kali. (RBP)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru