Rusia Ingin Hapus Ukraina dari Peta Dunia

- Publisher

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Rusia dan Ukraina. Foto: Istimewa

Perang Rusia dan Ukraina. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Rusia berencana menghapus Ukraina dari peta dunia. Dalam pidatonya, Zelenskyy juga menuturkan bahwa sejumlah daerah turut menjadi target militer Rusia, termasuk situs peringatan Holocaust.

“Pasukan Rusia menghancurkan kita semua dengan menyerang bangunan tempat tinggal di Borodyanka. Kami semua dibom di Kiev tadi malam. Dan kami semua mati lagi di Babyn Yar – akibat serangan rudal,” kata Presiden Zelenskyy, melansir The Hill, Kamis, 3 Maret 2022.

“Untuk setiap orang normal yang tahu sejarah, Babyn Yar adalah bagian khusus dari Kiev. Bagian khusus dari Eropa. Tempat berdoa. Tempat mengenang ratusan ribu orang yang dibunuh oleh Nazi. Tempat pemakaman tua di Kiev. Siapa yang harus Anda jadikan target rudal? Anda membunuh korban Holocaust untuk kedua kalinya,” sambungnya.

BACA JUGA:  Rusia Pertimbangkan Gunakan Sistem Perbankan Syariah

Presiden Zelenskyy yang merupakan mantan comedian itu juga mengatakan bahwa serangan Rusia melampaui kemanusiaan dan mengindikasikan bahwa Kiev benar-benar asing bagi banyak orang di Rusia.

“Tetapi mereka memiliki perintah untuk menghapus sejarah kita. Menghapus negara kita. Menghapus kami semua,” tambahnya.

BACA JUGA:  Rusia Sudah Ingin Kuasai Jaringan 6G pada Tahun 2025

Pada Selasa (1/3), situs peringatan Babyn Yar di Kiev menjadi sasaran pasukan Rusia dan menewaskan lima orang. Situs peringatan ini memperingati sekitar 70.000 hingga 100.000 orang yang dibunuh oleh Nazi di Babyn Yar antara tahun 1941 dan 1943.

“Putin berusaha mendistorsi dan memanipulasi Holocaust untuk membenarkan invasi ilegal ke negara demokrasi yang berdaulat (yang) benar-benar menjijikkan. Ini adalah simbol bahwa dia mulai menyerang Kiev dengan mengebom situs Babyn Yar, pembantaian terbesar Nazi,” Natan Sharanksy, ketua dewan penasihat Babyn Yar Holocaust Memorial Center.

BACA JUGA:  GARPU Malaysia Jalin Kesepakatan dengan Malindo Care, Ini Poin-Poinnya

“Kami, di Babyn Yar Holocaust Memorial Center, yang dibangun di atas kuburan massal Holocaust terbesar di Eropa, bekerja untuk melestarikan memori sejarah setelah beberapa dekade penindasan Soviet terhadap kebenaran sejarah, sehingga kejahatan masa lalu tidak akan pernah terulang lagi. Kita tidak boleh membiarkan kebenaran – sekali lagi – menjadi korban perang,” tuntasnya. (RBP)

Berita Terkait

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Senin, 9 Februari 2026 - 11:15 WIB

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terbaru