Taliban Sidak ke Mal Afghanistan, Turunkan Poster Wanita hingga Atur Cadar dan Tumbuhkan Janggut

- Publisher

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taliban sidak ke mal di Afghanistan dan berbicara ke pemilik toko. Foto: BBC

Taliban sidak ke mal di Afghanistan dan berbicara ke pemilik toko. Foto: BBC

Ketika Taliban pertama kali merebut kembali kekuasaan pada Agustus lalu, mereka tampaknya akan menjalankan pemerintahan dengan lebih fleksibel dibandingkan yang ditakutkan banyak orang.

Mereka tampak menahan diri untuk mengeluarkan undang-undang baru yang mengatur bagaimana masyarakat harus bersikap.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, pendirian mereka terlihat lebih keras.

BACA JUGA:  Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Saat krisis ekonomi terus berlanjut, prioritas Taliban sepertinya tetap pada memperketat aturan sosial.

Aturan-aturan lain yang dikeluarkan oleh Kementerian Kebaikan dan Kebijakan termasuk hari-hari terpisah bagi laki-laki dan perempuan untuk mengunjungi taman, dan melarang perempuan melakukan perjalanan jauh sendirian.

Ini telah membuat banyak warga Afghanistan gugup akan apa yang bakal terjadi selanjutnya.

BACA JUGA:  BPOM Eropa: Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

“Mereka mulai pelan-pelan, tapi saya yakin pada akhirnya mereka akan sama seperti Taliban pada 1990an,” ujar salah seorang pemilik usaha kepada BBC, yang tengah berpikir apakah dia dan putrinya memiliki masa depan di negara ini.

Nilai-nilai yang diterapkan Taliban ini sama dengan yang ditetapkan di sejumlah area konservatif di Afghanistan, meski di sejumlah tempat lain ada juga ulama ortodoks Muslim yang mendukung pemisahan gender dengan sangat ketat. Namun, tidak ada negara lain yang memiliki jenis pembatasan terhadap perempuan seperti yang kini diberlakukan di bawah Taliban. (RBP/OKEZONE)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru