Israel Temukan Masjid Tertua di Dunia, Posisi Bangunan Menghadap Kabah

- Publisher

Selasa, 28 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situs salah satu masjid tertua di dunia yang ditemukan di Rahat, Negev, Israel. Posisi bangunan ini menghadap ke arah Makkah, Arab Saudi. Foto/Assaf Peretz/IAA

Situs salah satu masjid tertua di dunia yang ditemukan di Rahat, Negev, Israel. Posisi bangunan ini menghadap ke arah Makkah, Arab Saudi. Foto/Assaf Peretz/IAA

INIKEPRI.COM – Situs dari salah satu masjid tertua di dunia ditemukan di Rahat, Negev, Israel oleh para ahli sejarah.

Posisi situs bangunan kuno itu, menurut tim, menghadap ke arah Makkah, Arab Saudi, tempat Kabah berada.

BACA JUGA:

Arab Saudi Bagikan Foto Hajar Aswad yang Belum Pernah Dilihat

Pejabat dari Israel Antiquities Authority (IAA), mengutip Middle East Monitor, memperkirakan bahwa sisa-sisa bangunan masjid tersebut telah berusia lebih dari 1.200 tahun.

BACA JUGA:  Anies Baswedan Kunjungi dan Resmikan Kantor NasDem Malaysia

Sisa bangunan ini ditemukan selama pekerjaan untuk membangun lingkungan baru di Rahat. “Sisa bangunan berbentuk ruangan persegi dan dinding menghadap ke arah Makkah dengan ceruk setengah lingkaran di dinding itu mengarah ke selatan. Fitur arsitektur yang unik ini menunjukkan bahwa bangunan itu digunakan sebagai masjid,” demikian pernyataan IAA, dilansir dari CNBCINDONESIA.

BACA JUGA:  Keikutsertaan Timnas U-20 Israel tidak Mempengaruhi Dukungan Indonesia ke Palestina

Tak hanya itu, arkeolog Israel juga menemukan sebuah bangunan perkebunan mewah. Dalam bangunan tersebut, ada sisa-sisa peralatan makan dan artefak kaca yang menunjukkan kekayaan penghuninya. Situs ini berisi masjid lain, yang berasal dari abad ketujuh hingga kedelapan Masehi.

Nantinya, masjid-masjid yang digali di Rahat akan dipertahankan di lokasi mereka saat ini. Serta akan dijadikan sebagai monumen bersejarah atau sebagai tempat ibadah yang aktif. IAA juga yakin penemuan ini menyoroti transisi kawasan dari Kristen ke Islam.

BACA JUGA:  Palestina: 3.000-an Murid Tewas dalam Serangan Israel

“(Sisa-sisa bangunan) menunjukkan proses sejarah yang terjadi di Negev utara dengan pengenalan agama baru, agama Islam, termasuk penguasa dan budaya baru di wilayah tersebut. Bangunan ini didirikan secara bertahap, mewarisi pemerintah Bizantium sebelumnya dan agama Kristen yang memegang kekuasaan atas tanah ini selama ratusan tahun,” katanya. (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru