Data Center First Bangun Pusat Data di Batam

- Publisher

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data Center First Bangun Pusat Data di Batam. Foto: ANTARA

Data Center First Bangun Pusat Data di Batam. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Data Center First, perusahaan asal Singapura, memulai pembangunan pusat data Nongsa One seluas 2,57 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Nongsa Digital Park (NDP) Kota Batam, Kepulauan Riau.

Chief Executive Data Center First, Ka Vin Wong mengatakan, fase satu dari kompleks tersebut akan diisi bangunan dua lantai berkapasitas 6 MW IT critical load dengan total luas bangunan gross 6.084,6 m2 serta konfigurasi empat aula pusat data.

BACA JUGA:

Jasa Tembak Vaksin Ditawarkan di Grup Facebook Kota Batam

BACA JUGA:  Wawako Li Claudia Pantau Langsung Pembongkaran Reklame di Kawasan Tunas Industri dan KBC Batam Center

“Peletakan batu pertama ini akan dapat merealisasikan potensi strategi bisnis ICT yakni strategi near-shoring untuk ekonomi digital Indonesia dan Singapura. Ini sangat menarik dan akan menjadi percepatan untuk kesempatan bertumbuh di regional, sejalan dengan ekonomi dunia yang terus menemukan peluang pertumbuhan baru pasca pandemi,” kata Wong, dilansir dari ANTARA, Senin 25 Juli 2022.

Menurut rencana, Nongsa One siap menyediakan platform yang dapat memperluas kesempatan untuk konektivitas antara Singapura Hub dan Jakarta Hub, yang nantinya menghubungkan regional ini dengan Indonesia dan sebaliknya.

BACA JUGA:  Rumah Duka Dibanjiri Pelayat, Jenazah Haji Permata Diperkirakan Tiba Pukul 17.00 WIB

Wong juga memastikan Nongsa One di NDP akan menjadi era baru bagi kolaborasi internasional. Bahkan para pelaku bisnis digital di Jakarta bisa memanfaatkan infrastruktur kelas dunia untuk berekspansi ke arah Barat Sumatera, dengan aset digital yang dimiliki tetap terlindungi dari risiko bencana alam.

Kondisi serupa juga berlaku bagi pebisnis dan pelaku digital di Singapura yang nantinya dapat lebih cepat mengakses 273,5 juta digital natives di pasar Indonesia.

“Data Center First memiliki keamanan konektivitas terkini dari tiga penyedia kabel bawah laut, dua provider jasa jaringan internasional dan dua ISP, yang menghubungkan Singapura ke Jakarta melalui NDP di Data Center First Nongsa One,” ujar Wong.

BACA JUGA:  PKK Kompak, Batam Maju: Amsakar, Li Claudia, dan Erlita Semangati Jambore PKK 2025

Saat ini, perkembangan ekonomi digital di Jakarta dipicu oleh industri telekomunikasi dan teknologi Informasi dan komunikasi yang kompetitif. Oleh karena itu, Data Center First Nongsa One akan mendukung perkembangan dunia ekonomi digital ini dengan menjadi basis Jembatan Digital antara Indonesia dan Singapura. (DI/ANTARA)

Berita Terkait

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan
Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Berita Terbaru