Kemenkes Integrasikan Siskohat dengan JKN untuk Penyelenggaraan Haji Berikutnya

- Admin

Selasa, 11 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ariyanti Anaya mengatakan jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci per 8 Juli 2023  mencapai 502 orang. Foto: Istimewa

Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ariyanti Anaya mengatakan jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci per 8 Juli 2023 mencapai 502 orang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pada penyelenggaraan haji tahun depan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan akan mengintegrasikan Sistem Informasi dan Komputerisasi Terpadu (Siskohat) dengan database JKN yang mencakup rekam medis selama di tanah air.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes Ariyanti Anaya selaku Tim Asistensi Kesehatan yang didampingi PPIH Kemenkes bertemu dengan KJRI Eko Hartono di Jeddah pada Minggu (9/7/2023).

Baca Juga :  Berubah Lagi, Syarat Penerbangan Cukup Pakai Antigen

“Masalah yang sering dihadapi dalam penyelenggaraan kesehatan haji adalah tidak adanya rekam medis jemaah haji sebelum penyelenggaraan haji,” kata Ariyanti melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Senin (10/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan terintegrasinya Siskohatkes dengan database JKN maka, lanjut Ariyanti diharapkan sudah diperoleh gambaran kesehatan jemaah haji sehingga menjadi pertimbangan dalam penyiapan tenaga kesehatan dan obat-obatan.

Baca Juga :  Hati-Hati Penipuan atas Nama Kemenkes

Eko juga mendorong agar pada penyelenggaraan haji selanjutnya Kemenkes dan Kementerian Agama harus terus meningkatkan kerja sama dan kolaborasi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada bapak Konjen beserta jajaran yang sudah membantu kelancaran pelaksanaan kesehatan haji di Arab Saudi tahun ini,” kata Ariyanti. (DI)

Berita Terkait

BNPT: Pemerintahan Baru Hadapi Tantangan Keterlibatan WNI dalam Terorisme di Negara Lain
Optimalkan Tata Kelola Lobster, Menteri KP Bentuk PMO 724
BRIN Jelaskan Ada Awan yang Lindungi Indonesia dari Gelombang Panas
Garis Batas Kesalahan Teknis Yudisial dan Pelanggaran Etika Perlu Diperjelas
Era Presiden Joko Widodo, Ada 27 Bandara Baru Selesai Dibangun
Polri Siap Lindungi WNI di Luar Negeri dari Kejahatan Transnasional
Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Menko Marves Tekankan Lima Aspek Penting Ini
Ini Dua Hal yang Menjaga Hubungan Harmonis dalam Bingkai Kebinekaan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:45 WIB

BNPT: Pemerintahan Baru Hadapi Tantangan Keterlibatan WNI dalam Terorisme di Negara Lain

Kamis, 16 Mei 2024 - 00:44 WIB

Optimalkan Tata Kelola Lobster, Menteri KP Bentuk PMO 724

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:24 WIB

BRIN Jelaskan Ada Awan yang Lindungi Indonesia dari Gelombang Panas

Selasa, 14 Mei 2024 - 01:34 WIB

Garis Batas Kesalahan Teknis Yudisial dan Pelanggaran Etika Perlu Diperjelas

Sabtu, 11 Mei 2024 - 01:13 WIB

Era Presiden Joko Widodo, Ada 27 Bandara Baru Selesai Dibangun

Rabu, 8 Mei 2024 - 06:28 WIB

Polri Siap Lindungi WNI di Luar Negeri dari Kejahatan Transnasional

Sabtu, 4 Mei 2024 - 14:26 WIB

Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Menko Marves Tekankan Lima Aspek Penting Ini

Jumat, 3 Mei 2024 - 01:55 WIB

Ini Dua Hal yang Menjaga Hubungan Harmonis dalam Bingkai Kebinekaan

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Kesehatan

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB