Struktur Judi Online Makin Kompleks: Pemerintah Intensifkan Penindakan

- Admin

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan. Foto: Istimewa

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM –  Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat upaya pemberantasan judi online (judol) yang semakin meresahkan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, menegaskan bahwa penindakan terhadap judol membutuhkan pendekatan menyeluruh karena struktur operasionalnya sangat kompleks.

“Judi online tidak hanya melibatkan pemain dan bandar, tetapi juga memiliki lima unsur utama: pemodal, bandar, operator website atau aplikasi, pemain, dan oknum pelindung. Semua elemen ini sedang diselidiki secara mendalam oleh aparat hukum,” ujar Budi Gunawan, Kamis (21/11/2024).

Menko Budi menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pemberantasan judi online adalah jaringannya yang sering kali melibatkan transaksi lintas negara. Hal ini membutuhkan kerja sama intensif dengan berbagai negara untuk menindak para pelaku.

Baca Juga :  Kerap Diberitakan, Dugaan Hotel Grand View 99 Jadi Sarang Judi Online Tak Kunjung Ditindak

“Kami bekerja sama secara bilateral maupun multilateral untuk memastikan bahwa para pelaku, termasuk operator judi online di luar negeri, dapat ditangani dengan tegas. Skema Mutual Legal Assistance (MLA) menjadi salah satu mekanisme utama dalam kerja sama internasional ini,” jelasnya.

Namun, tantangan lain muncul dari fakta bahwa beberapa negara melegalkan praktik judi online, sehingga menyulitkan proses penegakan hukum lintas negara. Meski demikian, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk memberantas jaringan ini hingga tuntas.

Budi Gunawan juga menyoroti aspek psikologis yang digunakan oleh operator judi online untuk menarik pemain. Modus mereka adalah memberikan kemenangan awal kepada pemain, sehingga menciptakan ilusi bahwa judi online bisa menjadi sumber penghasilan.

Baca Juga :  Guru Besar UGM: Obat COVID-19 Tidak Mudah Ditemukan

“Pada akhirnya, semua pemain akan mengalami kerugian. Sistem judi online dirancang untuk memastikan pemain terus kalah, dan uang yang sudah disetorkan tidak bisa ditarik kembali,” tegas Budi.

Hal ini menjadikan judi online sebagai bentuk penipuan terselubung yang memanfaatkan kelemahan psikologis pemain. Efeknya tidak hanya merugikan finansial, tetapi juga berdampak buruk pada kesejahteraan mental masyarakat.

Data pemerintah menunjukkan bahwa dampak judi online telah meluas hingga ke anak-anak. Bahkan, sekitar 80.000 pemain judi online di Indonesia adalah anak-anak di bawah usia 10 tahun.

“Angka ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman judi online terhadap masa depan bangsa. Generasi muda yang seharusnya berfokus pada pendidikan justru terjerat dalam praktik perjudian yang merusak,” kata Budi.

Baca Juga :  Indonesia Segera Miliki 3 Provinsi Baru, Apa Saja?

Karena itu, pemerintah juga mengedepankan edukasi dan kampanye publik sebagai bagian dari strategi pemberantasan.

Budi Gunawan mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman judi online, terutama generasi muda yang rentan terpengaruh. Pemerintah berkomitmen untuk mengintensifkan kampanye edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya judi online.

“Judi online bukan cara yang tepat untuk mencari penghasilan. Ini hanya akan membawa kerugian dan menghancurkan masa depan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman ini,” tutupnya.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk judi online dengan melibatkan berbagai elemen, baik di tingkat nasional maupun internasional. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat Indonesia.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB