Bupati Cen Sui Lan ke Kemenhub: Minta Pelabuhan, Bus Sekolah, dan Perhatian Serius untuk Natuna

- Publisher

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Menteri Perhubungan, Komjen. Pol. Drs. Suntana. Foto: Istimewa

Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Menteri Perhubungan, Komjen. Pol. Drs. Suntana. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, tampaknya enggan membiarkan wilayah kepulauan di ujung utara Indonesia itu hanya jadi penonton dalam pembangunan nasional.

Dalam kondisi anggaran daerah yang makin menipis, ia kembali menunjukkan naluri politik dan jaringan pusatnya dengan cara yang dulu pernah efektif ia lakukan semasa menjadi anggota DPR-RI: melobi langsung ke kementerian.

Langkah itu kembali ia tempuh pada Senin, 19 Mei 2025, saat menyambangi Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.

Dalam pertemuan yang berlangsung bersama Wakil Menteri Perhubungan, Komjen. Pol. Drs. Suntana, dan jajaran biro perencanaan, Bupati Cen menyampaikan daftar kebutuhan infrastruktur penting yang dianggap sangat mendesak bagi masa depan Natuna.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Siapkan Lahan 12 Hektare untuk Rumah Layak Huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah

“Kami menyampaikan permohonan peningkatan status Pelabuhan Selat Lampa agar dapat menjadi pelabuhan ekspor-impor, pembangunan Pelabuhan Samudra di Teluk Buton, penyediaan jaringan pelabuhan udara (JPU), serta tambahan unit mobil bus sekolah,” ujar Cen Sui Lan, Selasa (20/5).

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Dengan posisi geografis Natuna yang strategis di perbatasan laut internasional, daerah ini semestinya menjadi simpul logistik maritim nasional. Sayangnya, potensi itu masih terkendala oleh minimnya fasilitas penunjang seperti pelabuhan bertaraf ekspor maupun moda transportasi pelajar yang memadai.

Di tengah kebijakan efisiensi fiskal pemerintah pusat dan pemangkasan dana transfer ke daerah, Cen Sui Lan menyadari bahwa hanya daerah yang proaktif yang akan mendapat perhatian. Maka pendekatan personal dan lobbying ke kementerian pun kembali dijadikan strategi utama.

BACA JUGA:  Muhammadiyah Natuna dan Pemkab Natuna Bahas Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

“Kalau kita diam di daerah saja, tidak akan ada yang datang membawa proyek. Semua harus dijemput, dikawal, dan diperjuangkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Perhubungan menyambut baik aspirasi dari Bupati Natuna. Didampingi Agustina dari Biro Perencanaan, Komjen Suntana mengapresiasi langkah konkret yang ditempuh Bupati Cen sebagai bentuk tanggung jawab pemimpin daerah dalam menyuarakan kebutuhan warganya secara langsung.

“Pak Wamen sangat menyambut baik. Saya tentu sangat berterima kasih atas atensi beliau terhadap Natuna,” tutup Cen Sui Lan.

BACA JUGA:  Digelar Sekali dalam 10 Tahun, Pemkab Natuna Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Langkah ini adalah sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Cen Sui Lan tidak akan berdiam diri di tengah ketimpangan perhatian pembangunan. Di saat daerah-daerah lain memilih menunggu, Natuna memilih mengetuk pintu dan berbicara langsung kepada pengambil kebijakan pusat.

Jika infrastruktur benar-benar terealisasi, bukan hanya mobilitas dan logistik yang meningkat, tapi juga daya tawar ekonomi Natuna akan melonjak drastis. Sebaliknya, jika hanya menjadi catatan rapat, maka kunjungan ini akan jadi satu lagi deret panjang janji yang mampet di birokrasi Jakarta.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino
Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga
Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan
Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Berita Terbaru