Melangkah ke Era Digital Mandiri, China Uji Teknologi Internet Satelit

- Publisher

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah roket pengangkut Long March-2C, dengan tahap atas Yuanzheng-1S (Ekspedisi-1S) terpasang pada roket tersebut dan membawa satelit uji coba untuk teknologi internet satelit, lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 16 September 2025. Satelit itu berhasil mencapai orbit yang telah ditentukan. Foto: ANTARA/Xinhua/Wang Haixia

Sebuah roket pengangkut Long March-2C, dengan tahap atas Yuanzheng-1S (Ekspedisi-1S) terpasang pada roket tersebut dan membawa satelit uji coba untuk teknologi internet satelit, lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 16 September 2025. Satelit itu berhasil mencapai orbit yang telah ditentukan. Foto: ANTARA/Xinhua/Wang Haixia

INIKEPRI.COM – China kembali mencatat pencapaian penting di bidang antariksa. Negeri Tirai Bambu itu berhasil meluncurkan sebuah satelit uji coba untuk pengembangan teknologi internet satelit, Selasa (9/9) waktu setempat.

Peluncuran dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan, yang terletak di kawasan barat laut China. Satelit dibawa menggunakan roket pengangkut Long March-2C yang dilengkapi dengan tahap atas Yuanzheng-1S (Ekspedisi-1S).

Menurut keterangan resmi, roket lepas landas pada pukul 09.06 waktu Beijing (08.06 WIB) dan satelit berhasil masuk ke orbit yang ditentukan. Misi ini sekaligus menandai penerbangan ke-595 dari seri roket pengangkut Long March yang selama ini menjadi andalan program luar angkasa China.

BACA JUGA:  Menparekraf Jajaki Kolaborasi Gelar Konser Musik Skala Dunia dengan Singapura

Menuju Internet Satelit Mandiri

Peluncuran satelit ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang China untuk membangun jaringan internet satelit berkecepatan tinggi. Teknologi tersebut diharapkan mampu menyediakan akses internet yang lebih stabil, terutama di wilayah terpencil, serta memperkuat kemandirian China dalam infrastruktur digital global.

BACA JUGA:  Wow! Perempuan India Nikahi 5 Pria Bersaudara

Proyek internet satelit tengah menjadi tren global, dengan beberapa perusahaan dan negara bersaing menghadirkan layanan serupa. Sebelumnya, SpaceX dengan Starlink dan Amazon dengan Project Kuiper juga gencar membangun konstelasi satelit internet.

China sendiri berambisi membangun jaringan satelit orbit rendah bumi (LEO) dalam jumlah besar untuk memastikan akses internet nasional tidak hanya cepat, tetapi juga aman dari ketergantungan asing.

BACA JUGA:  Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa bagi Palestina

Konsistensi Program Antariksa

Keberhasilan misi ini mempertegas konsistensi China dalam program antariksa. Selain eksplorasi luar angkasa dan pembangunan stasiun luar angkasa Tiangong, fokus pada teknologi satelit komunikasi dan internet menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing di era digital.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Berita Terbaru