Awas! Gaya Hidup Mager Picu Penyakit Serius di Usia Muda

- Publisher

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Istilah malas gerak atau mager sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang, terutama di era serba digital saat ini.

Meski terlihat tidak berbahaya, gaya hidup minim aktivitas ternyata dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Efek buruknya memang tidak langsung terasa, tetapi perlahan muncul setelah bertahun-tahun menjalani kebiasaan duduk terlalu lama.

Melansir hellosehat.com, berikut beberapa dampak kesehatan yang bisa timbul jika mager terus dibiarkan:

BACA JUGA:  Imigrasi Berhasil Pulihkan Layanan Visa dari Gangguan Ransomware

1. Resistensi Insulin

Kurangnya aktivitas fisik membuat tubuh kesulitan menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin. Akibatnya, gula darah meningkat dan risiko terkena diabetes tipe 2 menjadi lebih besar.

2. Menurunnya Fungsi Otak

Gerakan fisik membantu mengalirkan darah kaya oksigen menuju otak. Aliran ini penting untuk menjaga sel-sel otak tetap sehat. Ketika tubuh jarang bergerak, fungsi otak dapat menurun dan risiko gangguan memori hingga pikun meningkat.

BACA JUGA:  Cuma Tiga Hari, Film ‘Pengabdi Setan 2’ Sedot 2 Juta Penonton

3. Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Gaya hidup mager mempercepat penumpukan lemak di pembuluh darah. Bila arteri menuju otak tersumbat, stroke dapat terjadi. Sedangkan jika penyumbatan berada di arteri jantung, serangan jantung menjadi ancaman nyata.

4. Risiko Osteoporosis

Tubuh manusia sejatinya dirancang untuk aktif. Minim gerakan membuat massa otot dan kepadatan tulang menurun. Lama-kelamaan, kondisi ini meningkatkan risiko osteoporosis, yakni tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

BACA JUGA:  Kemenhub Gali Wacana Tarik Pajak Dari Pesepeda

Kesimpulannya, malas gerak tidak hanya soal kenyamanan, tetapi bisa menjadi pemicu sejumlah penyakit berbahaya. Mulailah menyisipkan aktivitas harian sederhana seperti berjalan, stretching, atau olahraga ringan. Langkah kecil dan konsisten dapat membantu mengembalikan vitalitas tubuh serta menekan risiko penyakit di masa depan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75,9 Juta, Preorder Langsung Ludes
Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan
“24 Hours More”, Cara ARTOTEL Batam Mendefinisikan Ulang Pengalaman Staycation
BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza di Indonesia, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Khawatir
Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya
Bodi Makin Tipis, Baterai Lebih Besar! Ini Bocoran iPhone Air 2
DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75,9 Juta, Preorder Langsung Ludes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:00 WIB

“24 Hours More”, Cara ARTOTEL Batam Mendefinisikan Ulang Pengalaman Staycation

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:35 WIB

BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza di Indonesia, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Khawatir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Berita Terbaru