INIKEPRI.COM – Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang memiliki kecukupan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ibadah ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga berfungsi menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Berdasarkan informasi dari Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS, besaran zakat fitrah yang harus ditunaikan setara dengan 2,5 kilogram beras atau makanan pokok yang biasa dikonsumsi masyarakat. Penunaian zakat ini bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menyempurnakan ibadah puasa.
Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah juga dapat dibayarkan oleh kepala keluarga untuk anggota keluarganya, seperti istri dan anak-anak. Bahkan, pembayaran zakat juga dapat diwakilkan kepada orang tua atau wali yang bertanggung jawab.
Namun, saat menunaikan zakat fitrah, umat Muslim dianjurkan untuk membaca niat sesuai dengan pihak yang diwakilkan. Berikut bacaan niat zakat fitrah yang dapat digunakan.
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an zaujati fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an waladi fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an binti fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa ‘an jami‘i ma yalzamuni nafaqatuhum syar‘an fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Arab/Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
Doa Setelah Menerima Zakat Fitrah
Selain niat, terdapat doa yang biasa diucapkan oleh penerima zakat sebagai bentuk doa kebaikan bagi orang yang menunaikan zakat.
Doa:
“Ajara kallahu fiima a‘thaita, wa baraka laka fiima abqaita, wa ja‘alahu laka thahuuran.”
Artinya:
“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Saat ini, masyarakat juga dapat menunaikan zakat fitrah secara lebih praktis melalui layanan pembayaran digital yang disediakan oleh BAZNAS. Fasilitas tersebut memudahkan umat Muslim untuk menyalurkan zakat secara aman, cepat, dan tepat sasaran kepada para penerima yang berhak.
Penulis : RP
Editor : IZ















