Terungkap! ini Rencana Telkomsel Jika Berhasil Investasi di Gojek

- Publisher

Selasa, 25 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Telkomsel memiliki keinginan untuk memperluas layanan dan mengembangkan ekonomi baru apabila rencana investasinya ke Gojek Indonesia bisa berjalan mulus.

Direktur Institutional Equity Sales CGS-CIMB Securities Kartika Sutandi mengatakan Telkomsel merupakan perusahaan telekomunikasi dengan basis pelanggan terbesar dengan infrastruktur telekomunikasi yang paling matang dibandingkan dengan operator seluler lainnya.

Sayangnya, Telkomsel tidak memiliki aplikasi atau perangkat lunak yang andal, yang dapat memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi yang telah terbangun. Keberadaan LinkAja sebagai aplikasi pembayaran yang sebagian dikelola oleh Telkomsel, kata Kartika, belum berjalan optimal.

BACA JUGA:  Presiden: Larangan Buka Puasa Bersama untuk Internal Pemerintah

Pengembangan LinkAJa, sebutnya, juga membutuhkan waktu lama agar tumbuh seperti aplikasi pembayaran lainnya, sehingga dengan investasi ke Gojek, Telkomsel dapat menjangkau pasar ekonomi baru dengan lebih cepat.

“Daripada menghabiskan uang ke LinkAja, lebih baik kasih ke Gopay, sudah jadi. Membuat LinkAja juga habis banyak, bisa gagal lagi, yang sudah jadi aja,” kata Kartika dikutip dari Bisnis.com, Selasa (25/8).

BACA JUGA:  Istithaah Kesehatan Jadi Syarat Sebelum Pelunasan Biaya Haji

Kartika juga berpendapat dengan berinvestasi di Gojek, Telkomsel dan induknya Telkom, juga dapat mewujudkan ambisi Menteri BUMN Erick Tohir, yang ingin Telkom memperoleh sumber pendapatan baru di luar bisnis telekomunikasi.

Kartika menuturkan Gojek memiliki sejumlah aplikasi menarik yang dapat mendukung pengembangan bisnis Telkomsel dan induknya, sehingga akan menjadi sumber pendapatan baru bagi operator telekomuniasi plat merah tersebut.

BACA JUGA:  Revisi UU ITE Komitmen Lindungi Anak-anak

Adapun, mengenai dampak terhadap industri telekomunikasi jika investasi ini terealisasi, kata Kartika, akan membuat persaingan operator tidak hanya berkutat pada jualan layanan telekomunikasi namun juga mengarah kepada layanan aplikasi.

“Kalau investasi di Gojek banyak sinergi yang bisa dilakukan, kemudian secara politik juga lebih ke Gojek dibandingkan ke Grab,” kata Kartika.

Sumber : www.bisnis.com

Berita Terkait

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terbaru