Kabar Baik! Pandemi COVID-19 Bakal Punah Sendiri

- Publisher

Jumat, 25 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Meski kasus COVID-19 masih meningkat, namun dokter tetap optimis virus akan punah dengan sendirinya. Kondisi tersebut diperkuat dengan faktor kekebalan tubuh yang ada di dalam populasi dunia.

Dikutip dari laman The Conversation, Dokter kanker Inggris Prof Karol Sikora baru-baru ini mengklaim bahwa pandemi COVID-19 saat ini akan hilang sendiri. Menurutnya, jika ada lebih banyak infeksi daripada yang kita sadari dengan gejala ringan, itu menghasilkan kekebalan yang kuat.

Maka kondisi ini akan dengan cepat mengarah pada kekebalan kelompok alias herd immunity sehingga virus tidak akan menyebar lagi. Penyebaran kekebalan ini di populasi dunia akan makin menguat dan virus akan dibasmi dengan sendirinya.

BACA JUGA:  Doyan Makan Gonggong? Ingat Kolesterol Mengintai

Tentu, teori itu menimbulkan keraguan bahwa membiarkan virus hilang dengan sendirinya akan menjadi jawaban yang tidak masuk akal untuk masalah COVID-19. Sehingga, banyak yang lebih merasa masuk akal membayangkan masa depan di mana kita bisa hidup berdampingan dengan SARS-CoV-2.

Jika dibandingkan dengan virus sepupunya, SARS-CoV-1 yang menyebabkan pandemi SARS, memang tidak hilang dengan sendirinya. Tetapi, wabah tersebut dapat dikendalikan dengan lebih baik melalui langkah sederhana yang tak berbeda dengan penanganan COVID-19.

BACA JUGA:  Mulai Juli, Santri dan Siswa Sekolah Rakyat Bisa Cek Kesehatan Gratis

Sebagian besar dikendalikan oleh langkah-langkah kesehatan masyarakat sederhana seperti mengenali gejala (demam dan masalah pernapasan), mengisolasi dan mengkarantina kasus yang dicurigai, dan membatasi perjalanan semuanya. SARS-CoV-1 menular dan langsung menunjukkan gejala sehingga mereka langsung mengisolasi diri.

Hampir semua orang di planet ini akan tetap rentan terhadap SARS meski dalam beberapa dekade telah menghilang. Namun, penularannya tak meluas lantaran orang yang sakit akan menunjukkan gejala yang khas.

Dalam jangka waktu yang mirip dengan virus sepupunya, SARS-CoV-2 telah terbukti lebih menular tetapi tampaknya tidak terlalu mematikan dibandingkan sepupunya yang lahir hampir 20 tahun lalu. Kekhawatiran tambahan, bahwa SARS-CoV-2 menyebar secara luas sebelum orang jatuh sakit alias Orang Tanpa Gejala.

BACA JUGA:  Penyebab Anak Muda Makin Gampang Sakit, Ini Penjelasan Dokter

Ini yang membedakan kedua virus tersebut. Kondisi itu membuat tenaga kesehatan yang berbasis pada gejala, yang sebelumnya bekerja dengan baik untuk SARS, sebagian besar tidak mampu menahan penularan COVID-19. Intinya, kemudahan penularan ini berarti SARS-CoV-2 jauh lebih menantang untuk dikendalikan.

Untuk itu, dianjurkan agar menjaga jarak serta mencuci tangan selama pandemi masih berlangsung. Menghindari kerumunan juga yang paling masuk akal mengingat banyaknya pasien OTG COVID-19. (RED/Viva)

Berita Terkait

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terbaru