[VIDEO] Harimau Dahan Berkeliaran di Sekitar Perumahan Warga, Cari Makanan

- Publisher

Sabtu, 6 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Photo/Twitter/@redzuanNewsMPB)

(Photo/Twitter/@redzuanNewsMPB)

INIKEPRI.COM – Belum lama ini viral sebuah video yang memperlihatkan macan yang berkeliaran di depan sebuah rumah di Taman Kota, Kampung Lahar, Malaysia sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat pada Kamis (4/3/2021).

Otoritas Malaysia mengatakan bahwa spesies tersebut secara ilmiah dikenal sebagai Neofelis diardi, atau lebih dikenal sebagai macan dahan. Namun, banyak penduduk setempat menyebut hewan tersebut sebagai ‘Harimau Dahan’.

Insiden tersebut membuat banyak warga di daerah itu khawatir tentang keselamatan mereka dan takut keluar rumah untuk bekerja.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, 90.000 Masjid di Arab Saudi dibuka Kembali Usai Pelonggaran Lockdown

Dilansir dari laporan Harian Metro, Kamis (4/3/2021), Panitia Pembangunan Desa (JPKK) Kampung Lahar Bahari Ismail mengatakan rekaman macan tutul yang mengendus sesuatu yang hanya beberapa meter di depan sebuah rumah direkam oleh seorang warga dan istrinya.

“Video itu dengan jelas menunjukkan macan tutul berkeliaran. Macan tutul itu kemudian masuk ke hutan tidak jauh dari rumah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Iran Siapkan Balasan atas Terbunuhnya Pemimpin Hamas

Menurut Bahari, macan tutul itu mungkin sama dengan yang dilihatnya tahun lalu, seperti yang terlihat pada malam hari dan selama musim kemarau yang dihadapi orang Malaysia sekarang.

Dia menambahkan, mungkin macan tutul yang terlibat kelaparan, yang menyebabkan dia keluar dari hutan untuk mencari makanan. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Dinas Satwa dan Taman Nasional (Perhilitan) untuk ditindaklanjuti.

BACA JUGA:  5 WNI Masuk Daftar Hitam Amerika, Gara-gara ISIS

https://twitter.com/redzuanNewsMPB/status/1367415374715715585?s=19

Warga berharap macan tutul bisa ditangkap dan dipindahkan ke lokasi lain, katanya. Sementara itu, Direktur Satwa Liar Yusoff Shariff mengatakan pihaknya telah menerima laporan keberadaan hewan tersebut dan telah mengidentifikasinya sebagai macan tutul berdasarkan rekaman video.

“Staf Satwa Liar Hulu Perak juga memasang jebakan di sekitar kawasan untuk menangkap macan tutul,” katanya. (RM/Indozone)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru