Duh! Karena Kecanduan Gadget, Sejumlah Anak Direhabilitasi di RSJ

- Publisher

Rabu, 17 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Safebee)

Ilustrasi (Foto: Safebee)

INIKEPRI.COM – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jawa Barat merawat sejumlah anak dengan berbagai gejala seperti stres dan gampang emosional, hal itu dikarenakan sudah kecanduan gadget atau smartphone.

Disaat pandemi Covid-19, kasus kecanduan gadget terhadap anak meningkat. Dalam dua bulan terakhir saja tercatat ada 14 anak yang menjalani perawatan akibat adeksi atau kecanduan, sementara di tahun 2020 ada 98 anak yang mengalami adeksi dan dirawat di RSJ Jabar.

BACA JUGA:  Tanri Abeng Meninggal Dunia

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum melakukan sidak ke RSJ Jawa Barat di kawasan Cisarua, Bandung Barat. UU mengaku prihatinan terkait adanya sejumlah anak yang dirawat di rumah sakit, lantaran menjadi korban kecanduan gawai atau smartphone.

“Sangat prihatin dengan kondisi ini. Perhatian orang tua sangat dibutuhkan agar anak tidak kecanduan gawai dan membatasi penggunaannya,” kata UU di RSJ Jawa Barat, Rabu (17/3/2021).

BACA JUGA:  Pembentukan RST Menjadi Salah Satu Hasil Konkret Presidensi G20 Indonesia

Saat UU berada di ruangan, memang terlihat ada sejumlah anak di bawah umur yang tengah dalam proses pemulihan, setelah mendapat penanganan tim medis rumah sakit setempat. Kepada UU tim medis maupun pasien sebelumnya sering merasa emosional bahkan mengamuk, karena kecanduan gawai atau smartphone berjam jam.

BACA JUGA:  Penggolongan SIM C Segera Diberlakukan

Pihak rumah mengakui, selama pandemi Covid-19 selama Januari hingga Februari ada 14 orang yang tergolong adeksi atau kecanduan dan ditangani tim medis RSJ. Sementara dari data konsultasi kejiwaan online, tercatat susah ada 98 anak yang kecanduan gawai dirawat dampak dari pandemi Covid-19.

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terbaru