INIKEPRI.COM – Akademisi Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal angkat bicara seputar pernyataan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang menyebut kalau masuk gereja haram mutlak. Hal itu berkaca dari hebohnya aksi penceramah Gus Miftah yang dikritik banyak pihak usai berceramah di dalam gereja.
Gus Miftah sendiri ketika itu diajak oleh Gubernur Anies Baswedan untuk meresmikan sebuah gereja di Jakarta Utara. Dari sana, Gus Miftah lantas banyak dikafir-kafirkan netizen. Dia panen hujatan dan diharam-haramkan karena dianggap murtad.
Semakin deras mengemuka usai UAS menyebut orang yang masuk gereja adalah haram mutlak. Sebab menurut UAS, itu tidak bisa ditawar-tawar karena dianggap telah mengorbankan akidah dan sebagainya.
Baca Juga:
Halo UAS, Ini Yang Ngomong Ulama Arab: Umat Muslim Boleh Salat di Gereja
Kritik Keras UAS, Husin Shihab: Ustaz Model Kek Gini Bikin Negeri Gak Maju-maju
“Buat saya ini kemunduran. Tahun 2002, AA Gym juga pernah melakukan ceramah di dalam gereja terbesar di Sulteng. Tapi enggak ramai tuh. Dan yang nyinyir bilang, kan AA Gym dalam rangka ngisi perdamaian. Lho, Gus Miftah kan isi ceramahnya juga pentingnya saling menghormati agama lain di situasi yang tengah marah radikalisme dan terorisme. Ini juga penting,” kata Sahal, dikutip Cokro TV, Sabtu 7 Mei 2021.
Masuk Gereja Tak Haram
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















