Pemerintah Arab Saudi Naikkan Kuota Umrah di Bulan Ramadan

- Publisher

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, antusiasme umat Muslim dunia untuk menjalankan ibadah Umrah semakin meningkat. Terhitung sejak awal musim, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pun mengeluarkan sebanyak 23 juta izin Umrah.

Dilansir dari MINEWS, Juru bicara layanan Haji dan Umrah, Hisyam Al-Saeed mengatakan bahwa warga lokal, penduduk ekspatriat, dan pengunjung yang datang dari luar Kerajaan Arab Saudi mendapat manfaat dari layanan penerbitan izin umrah selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:  Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

“Periode masih tersedia bagi orang-orang yang ingin beribadah umrah,” kata Al-Saeed, melansir Saudi Gazzette, Minggu, 3 April 2022.

Kebijakan ini hadir setelah pengumuman Raja Salman yang mengizinkan penggunaan kapasitas penuh dari Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Kota Madinah. Sebagaimana diketahui, pemerintah Arab Saudi kini telah mencabut tindakan pencegahan dan protokol pencegahan pandemi virus corona.

“Kami siap untuk jumlah berapa pun,” sambung Al-Saeed.

“Upaya lapangan Pasukan Khusus Pengamanan Haji dan Umrah, Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjidil Haram, dan Kementerian Haji dan Umrah yang diwakili oleh kader lapangan, mempersiapkan Dua Masjid Suci secara penuh untuk jumlah jemaah ini,” katanya.

BACA JUGA:  Indonesia Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Sekjen IMO yang Baru

Al-Saeed menambahkan bahwa petugas di lapangan siap mengelola jamaah umrah dengan cara profesional sebagaimana biasanya.

Sebanyak 56 negara telah mendapat manfaat dari layanan penerbitan izin umrah. Ini membantu mereka yang ingin melakukan ibadah umrah untuk merencanakan perjalanan yang sesuai untuk mereka.

BACA JUGA:  Gedung Tertinggi Di Dunia, Burj Khalifa Dubai Punya 3 Waktu Berbuka Puasa

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebelumnya telah memungkinkan pemegang semua jenis visa untuk melakukan ibadah umrah sebelum memasuki Kerajaan melalui aplikasi Eatamarna.

Namun, izin umrah akan otomatis dibatalkan jika orang tersebut telah terinfeksi COVID-19 atau telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, dan jika pemegang visa tidak masuk ke Arab Saudi 6 jam sebelum tanggal pemesanan untuk melakukan umrah.(RBP/MINEWS)

Berita Terkait

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Berita Terbaru