Pemko Tanjungpinang Utus 12 Peserta ke Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi

- Publisher

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Tanjungpinang mengutus 12 peserta untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Pemerintah Kota Tanjungpinang mengutus 12 peserta untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengutus 12 peserta untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Festival yang diselenggarakan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau ini berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 November 2024, di Hotel Harmoni One, Batam.

Ke-12 peserta tersebut terdiri dari enam peserta jenjang SMP dan enam peserta jenjang SD. Mereka akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu Dongeng Berbahasa Melayu, Membaca Gurindam, Menulis Aksara Arab-Melayu, Dendang Syair Melayu, dan Pidato Berbahasa Melayu.

BACA JUGA:  Hasan Minta Rumah Singgah Jangan Hanya Lip Service untuk Kepedulian Kesehatan Masyarakat

Adapun lomba Cerpen Berbahasa Melayu dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.

BACA JUGA:  200 Anggota Hubbul Mustofa di Tanjungpinang Ikuti Pelatihan

Untuk jenjang SD, cabang lomba yang dipertandingkan serupa, dengan perbedaan pada cabang Membaca Aksara Arab-Melayu.

Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Inderi, menjelaskan bahwa para peserta didik merupakan juara pertama di setiap cabang lomba, baik tingkat SD maupun SMP, yang mewakili Kota Tanjungpinang di tingkat Provinsi.

BACA JUGA:  Bertambah 3, Pasien Meninggal Dunia Akibat COVID-19 di Kepri Jadi 410

Festival ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran dan kreativitas siswa dalam berbahasa daerah, serta mengembangkan minat siswa terhadap budaya lokal.

“Ke depannya, kami berharap kegiatan ini tetap dapat terselenggara sebagai bagian dari pendidikan karakter melalui pelestarian budaya lokal,” kata Inderi, Kamis (20/11/2024).

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terbaru