Yuk Ingat Lagi 7 Kasus Rizieq Shihab: Diduga Hina SBY, Agama dan Balada Cinta

- Admin

Selasa, 10 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizieq Shihab (ist)

Rizieq Shihab (ist)

Pada Juli 2013, Habib Rizieq pernah mengatakan bahwa Presiden yang kala itu masih menjabat, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai seorang pecundang.

Pernyataan itu diungkapkan Rizieq merespon anggapan SBY yang mengatakan bahwa kericuhan FPI di Kendal telah menciderai ajaran Islam.

“Hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat,” tegas Habib Rizieq dalam pernyataan yang dimuat di situs FPI saat itu.

Baca Juga :  Polri Siagakan 192.168 Personel Amankan Pilkada Serentak 2020

Lecehkan Budaya Sunda

Ketika menginjak tanah Sunda, tepatnya saat mengisi panggilan ceramah di Purwakarta, Jawa Barat pada 13 November 2015 , Habib Rizieq memplesetkan salam khas milik orang Sunda, yakni ‘Sampurasun’ menjadi ‘Campur Racun’.

Atas pernyaataan kontroversi yang dilontarkan Rizieq, sejumlah aktivis budaya Sunda yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Siliwangi Jawa Barat melakukan unjuk rasa dan protes ke Polda Jawa Barat atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap bidaua Sunda.

Baca Juga :  Mendag Luruskan Soal Masuk Mal Harus PCR/Antigen

Sebut Pancasila Soekarno Ada di Pantat

Pada 27 Oktober 2016 silam, Habib Rizieq sempat dilaporkan oleh sejumlah pihak terkait ucapannya yang menyebut bahwa Pancasila Soekarno ada di Pantat.

Baca Juga :  3 Tokoh Pemuda Kepri Duduki Jabatan Strategis di DPP KNPI

Salah satu sosok yang melaporkan Rizieq ke Bareskrim Polri adalah putri dari Soekarno, yakni Sukmawati Soekarnoputri.

Dalam pernyataannya, Rizieq mengatakan bahwa, “Pancasila Sukarno, Ketuhanan ada di Pantat. Sedangkan Pancasila Piagam Jakarta, Ketuhanan ada di Kepala”.

Dianggap Hina Agama Nasrani

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB