Lalu pada dakwah 5 Mei 20202, Gus Nur menyebut, “Corona itu makhluk Allah, anggap saja corona itu adalah energi jahat, maka biarkan dia mencari yang satu resonansi dengan dia, biarkan dia mencari orang-orang yang punya energi jahat juga, terutama istana.“
Dia menyebut jemaah tidak perlu khawatir. “Jadi nggak sampai ke Medan, coronanya cuman sampai istana saja lah, mudah-mudahan. Karena sumber energi jahatnya di sana. Jadi anda tidak usah takut,” imbuhnya.
Kemudian pada video selanjutnya yang tersemat tanggal 7 Mei 2020, Gus Nur juga melontarkan pernyataan serupa soal virus corona dan istana. Dia mendoakan jemaah yang sakit disembuhkan dan dijauhkan dari corona. “Tidak ada ditakdirkan anda semua mati kena corona. Kalau mau lebih spesifiik, cukup istana saja yang kena corona, jangan sampai ke sini. Corona itu energi jahat, energi negatif,” sambungnya.
Gus Nur ikut menyoal buzzer. “Maka biarkan dia mencari yang satu resonansi yang sama-sama jahat dengan corona itu. Nah, sumber energi jahat bukan di sini, tapi di Jakarta. Buzzer tempatnya di Jakarta, cebong tempatnya di Jakarta,” tuturnya.
Kondisi Mereka yang Terjangkit COVID-19
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















