BP Batam Menghadap Presiden Prabowo, Sampaikan Hambatan Investasi di Batam

- Publisher

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengurus Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menyambangi Istana Negara untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Foto: Eva/detikcom

Sejumlah pengurus Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menyambangi Istana Negara untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Foto: Eva/detikcom

INIKEPRI.COM — Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam merangkap Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (21/5/2025).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyampaikan sejumlah kendala yang menghambat laju investasi dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Batam.

“Hari ini kami bertatap muka dengan Bapak Presiden untuk membahas dinamika investasi di Batam,” ujar Amsakar kepada awak media usai pertemuan.

BACA JUGA:  Menag: Isra Mikraj Mengajarkan Pentingnya Menegakkan Salat

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas waktu yang telah disediakan Presiden untuk mendengar langsung aspirasi dari daerah.

Fokus Utama: Percepatan Investasi

Meskipun belum mengungkapkan secara detail isu-isu yang dibicarakan dalam pertemuan, Amsakar mengisyaratkan bahwa pembahasan akan difokuskan pada berbagai hambatan struktural dan kebijakan yang menghambat percepatan investasi.

“Ada beberapa isu strategis yang akan kami laporkan, terutama terkait akselerasi investasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di kawasan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Perairan Batam Jadi Pusat Latihan Internasional, Amsakar Sambut Panglima TNI

Batam sebagai wilayah strategis di perbatasan Indonesia kerap disebut sebagai pintu gerbang investasi asing. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah proyek mengalami perlambatan akibat berbagai tantangan administratif, tata ruang, dan regulasi.

Harap Solusi dari Pemerintah Pusat

Amsakar berharap, dari pertemuan tersebut akan lahir kebijakan konkret dari pemerintah pusat yang mampu memberikan kepastian bagi investor serta mempercepat realisasi proyek-proyek ekonomi.

BACA JUGA:  Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2021!

“Mudah-mudahan pertemuan ini dapat melahirkan solusi terbaik, tidak hanya bagi Batam, tetapi juga demi kemajuan bangsa secara keseluruhan,” ungkapnya.

Pertemuan ini dinilai strategis, mengingat Presiden Prabowo tengah mengonsolidasikan arah kebijakan ekonomi nasional pascapelantikannya. Suara dari daerah, khususnya kawasan industri seperti Batam, diyakini menjadi masukan penting dalam merumuskan agenda prioritas ke depan.

Penulis : IZ

Sumber Berita: DETIK/TRIBUN

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru