Presiden Haiti Disiksa Sebelum Dibunuh, Lengan dan Kaki Patah

- Publisher

Minggu, 11 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(photo/REUTERS/Estailove St-Val/Ludovic Marin)

(photo/REUTERS/Estailove St-Val/Ludovic Marin)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Haiti mengungkap bahwa Presiden Jovenel Moise sempat disiksa oleh para pelaku sebelum dibunuh.

Dilansir Anadolu, Minggu (11/7/2021), hakim investigasi, Carl Henry Destin membeberkan bahwa Moise dianiaya di kamarnya. Sedangkan putrinya lari menyelamatkan diri dan putra dan stafnya dibungkam secara paksa.

Akibat penganiayaan itu, Moise mengalami patah tulang di bagian lengan dan kaki kanannya, menurut laporan autopsi.

BACA JUGA:  Indonesia Berkomitmen Bangun Kota Cerdas

Kelompok pembunuh Presiden Haiti, Jovenel Moise melibatkan dua warga Amerika dan 26 warga Kolombia, berdasarkan informasi kepala Kepolisian Haiti Leon Charles.

Dua warga Amerika yang teridentifikasi bernama Joseph Vincent dan James Solages, dan merupakan keturunan Haiti.

BACA JUGA:  Begini Salat Idul Adha Pertama di Masjid Hagia Sophia

Duta Besar Haiti untuk AS Bocchit Edmond menggambarkan kedua pria itu sebagai “komando, pembunuh, profesional terlatih.”

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Kolombia Diego Molano mengatakan bahwa para tersangka merupakan mantan anggota militer.

Moise dilantik pada 2017 setelah unggul dalam pemilu yang menuai perdebatan. Usai gagal menggelar pemilu, kubu oposisi menuntut pria berusia 53 tahun itu mundur.

BACA JUGA:  Kloter Pertama Jemaah Haji 2020 Tiba di Mekkah, Alhamdulillah!

Sehari sebelum tewas, Moise menunjuk perdana menteri baru yang akan dilantik pekan ini. Haiti dijadwalkan akan menyelenggarakan pemilu presiden dan legislatif pada 26 September mendatang. (AFP/INDOZONE)

Berita Terkait

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Berita Terbaru