Indonesia Negara Paling Mager di Dunia

- Publisher

Sabtu, 8 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Meskipun telah banyak penelitian soal bahaya mager (malas gerak), nyatanya masih banyak orang yang malas gerak. Menurut studi Stanford University, Amerika Serikat, Indonesia juaranya mager.

Hasil penelitian ini mengungkap 10 negara paling mageran di dunia. Menariknya, Indonesia berada di urutan pertama. Mengalahkan India dan Malaysia sebagai negara paling malas di dunia.

Para peneliti menentukan negara paling malas gerak tersebut melalui jumlah rata-rata langkah kaki di penduduk tiap negara tersebut. Makin sedikit langkah kaki yang terlihat, berarti negara itu memiliki jumlah orang mager paling banyak.

BACA JUGA:  Kemenhub Jelaskan Kenaikan Airport Tax, Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik?

Nah di Indonesia sendiri rata-rata penduduknya hanya berjalan sekitar 3.513 langkah per hari. Padahal jelas, jika Anda kurang gerak ada banyak risiko kesehatan yang bermunculan.

Ini terbukti, di Indonesia prevalensi obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi obesitas berada di angka 21,8. Angka ini terus meningkat dari 14,8 pada tahun 2013 dan 10,5 pada tahun 2007.

BACA JUGA:  Ada 56 Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029, Ini Daftar Namanya

Di sisi lain, para peneliti di Stanford University ini melakukan penelitian tersebut pada 2017. Mereka melibatkan 700 ribu orang yang tersebar di 46 negara. Hasil penelitiannya juga telah terbit di jurnal Nature.

Jika Indonesia mendapat predikat negara paling mager, sebaliknya Hongkong mendapat predikat sebagai negara paling aktif. Agar lebih jelas, berikut daftar 10 negara paling mager di dunia;

  1. Indonesia (3.513 langkah per hari)
  2. Arab Saudi (3.807 langkah per hari)
  3. Malaysia (3.963 langkah per hari)
  4. Filipina (4.008 langkah per hari)
  5. Afrika Selatan (4.105 langkah per hari)
  6. Qatar (4.158 langkah per hari)
  7. Brasil (4.289 langkah per hari)
  8. India (4.297 langkah per hari)
  9. Mesir (4.315 langkah per hari)
  10. Yunani (4.350 langkah per hari) (RP/CNNINDONESIA)

Berita Terkait

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terbaru

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penanganan Masalah Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

Tg. Pinang

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:57 WIB