Pengamat Politik dan Rocky Gerung Menduga, Korupsi Bansos Mengalir ke Partai

- Publisher

Senin, 7 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Sindonews/Isra Triansyah)

(Sindonews/Isra Triansyah)

INIKEPRI.COM – Pengamat politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengatakan hal wajar jika kasus korupsi Mensos dikaitkan dengan PDIP.

Hal itu mengingat, posisi Juliari P Batubara berstatus sebagai Wakil Bendahara Umum partai berlogo banteng moncong putih itu.

Ujang menilai, posisi Juliari di partai itu, yang dimungkinkan juga untuk mencarikan sumber uang untuk partainya.

BACA JUGA:  Sebut Jumlah Korupsi Mensos Juliari Hingga Rp 3,59 Triliun, FITRA: Ini Gila!

Meski begitu, Ujang melanjutkan, pendalaman aliran dana korupsi sampai ke parpol tentu menjadi pekerjaan yang tak mudah untuk dilakukan. Dia beralasan, selama ini sulit bagi penegak hukum untuk menembusnya. Maksudnya?

“Bukan rahasia umum lagi, jika para menteri itu ditarget partai untuk cari pundi-pundi rupiah bagi kepentingan partai. Namun sulit untuk membuktikan itu,” kata Ujang, Senin 7 Desember 2020.

BACA JUGA:  Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Resmi Dibuka: Pemerintah Siapkan 1,03 Juta Formasi

Menurut Ujang, biasanya penegak hukum tak mau menyentuh dana aliran korupsi ke partai politik karena seolah terputus hingga kader dan petinggi partai. “Tak bisa menembus parpolnya,” kata Ujang.

Pernyataan berbeda disampaikan oleh Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno. Disitat dari suara, ia menilai tindak pidana korupsi yang dilakukan Mensos lebih condong karena kepentingan pribadi. Tetapi, bukan tidak mungkin bila kemudian hasil investigasi menemukan fakta-fakta lain.

BACA JUGA:  Struktur Judi Online Makin Kompleks: Pemerintah Intensifkan Penindakan

Rocky Gerung Kaitkan Korupsi Mensos dengan PDIP

Berita Terkait

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terbaru