Ini 4 Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

- Publisher

Minggu, 11 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

3. Efek Samping Vaksin

Vaksin Sinovac

Sekretaris Eksekutif Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Dr dr Julitasari Sundoro, MSc-PH, mengatakan bahwa efek samping vaksin Sinovac tidaklah berbahaya dan masih bersifat ringan.

“Misalnya efek samping lokal. Jadi nyeri pada tempat suntikan. Kita kan namanya dimasukin jarum, dimasukkin vaksin, berarti ada reaksi lokal,” kata dr Julitasari.

“Ada juga reaksi sistemik, misalnya pegal-pegal kemudian demam ringan. Tapi itu sangat kecil karena vaksin yang tiba ini adalah vaksin yang inactivated, vaksin yang mati. Jadi efek sampingnya itu jauh lebih kecil dari vaksin-vaksin lain yang live attenuated atau vaksin-vaksin hidup,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Sehat Sampai Tua Dimulai dari Sekarang, Ini Kebiasaan Sederhana yang Perlu Dijaga

Vaksin AstraZeneca

Dikutip dari laman GOV.UK, sebagian besar efek samping yang dihasilkan dari vaksin AstraZeneca masih dalam kategori ringan-sedang. Di antaranya sebagai berikut.

  • Sangat umum (memengaruhi lebih dari 1 dari 10 orang)
  • Nyeri, gatal, dan rasa panas di area suntikan
  • Merasa tidak enak badan
  • Menggigil atau demam
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri sendi atau nyeri otot
  • Umum (memengaruhi 1 dari 10 orang)
  • Bengkak, kemerahan, dan benjolan di area suntikan
  • Demam
  • Muntah atau diare
  • Radang tenggorokan
  • Pilek atau batuk
  • Menggigil
  • Jarang (memengaruhi 1 dari 100 orang)
  • Nafsu makan menurun
  • Sakit perut
  • Kelenjar getah bening membesar
  • Keringat berlebih
  • Kulit gatal atau ruam.
BACA JUGA:  Kemenkes: Vaksin Sinovac Cegah 98% Kematian Akibat COVID-19

4. Usia Penerima Vaksin

Vaksin Sinovac

Sinovac telah melakukan uji klinis terhadap dua kelompok usia, yakni dewasa (18-59 tahun) dan lansia (60 tahun ke atas).

Awalnya memang vaksin ini hanya diperuntukkan untuk usia 18-59 tahun. Namun, setelah dievaluasi lebih lanjut tentang keamanan dan efektivitasnya, vaksin Sinovac juga bisa digunakan untuk lansia 60 tahun ke atas dengan rentang penyuntikkan 28 hari antara dosis pertama dan kedua.

Vaksin AstraZeneca

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca dapat digunakan pada usia 18 tahun ke atas. Berdasarkan evaluasi lebih lanjut, rentang penyuntikkan yang direkomendasikan adalah 8-12 minggu antara dosis pertama dan kedua.

BACA JUGA:  Cerita Dokter Soal Pengalaman Setelah Disuntik Vaksin Sinovac Vs Moderna

“Vaksin COVID-19 AstraZeneca dapat diberikan pada usia >18 tahun, sesuai dengan EUA (izin penggunaan darurat) yang telah diperbaiki pada interval dosis kedua menjadi 4-8 minggu atau 8-12 minggu. Namun, untuk pelaksanaan di lapangan secara operasional lebih tepat dipilih dengan interval 8 minggu,” jelas ITAGI dalam keterangan resminya.

Jadi, itulah ragam perbedaan antara vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Keduanya telah terbukti aman dan efektif dalam melawan infeksi virus Corona COVID-19. (ER/Detik)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru