9 Kiai Sepuh Ingin Muktamar NU Diundur

- Publisher

Kamis, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Nahdlatul Ulama. Foto: Istimewa

Bendera Nahdlatul Ulama. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama dihimbau untuk mundur dari jadwalnya.

Desakan mundur ini muncul dari sejumlah kiai sepuh. Idealnya, muktamar digelar pada akhir Januari 2022 yang bertepatan dengan Harlah ke-96 NU.

Hal ini berdasarkan hasil pertemuan Masyayikh NU di Jakarta. Kesepakatan masyayikh terkait Muktamar ke-34 NU, antara lain muktamar dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan. Selain itu, disertai suasana teduh, aman, damai, dan harmonis.

BACA JUGA:  Tembaki Polisi di Tol, 6 Pendukung Rizieq Tewas

“Saya lebih suka tarik napas dan mundur, alasannya agar panitia bisa lebih leluasa dan penyelenggaraan muktamar akan berlangsung lebih tertib,” ujar pimpinan Ponpes Darussa’adah sekaligus Rais Syuriah PWNU Lampung, Kiai Haji Muhsin Abdillah, Rabu, 24 November 2021.

Ada sembilan nama kiai sepuh yang mengajukan surat resmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pelaksanaan muktamar dimundurkan. Kesembilan kiai tersebut, yakni KH Farid Wadjdy (Kaltim), KH Abdul Kadir Makarim (NTT), KH Bun Bunyamin (Jabar), KH Muhshin Abdillah (Lampung), KH Anwar Manshur (Jatim), KH Abuya Muhtadi Dimyati (Banten), KH Kharis Shodaqoh (Jateng), Buya Bagindo Leter (Sumbar), dan KH Manarul Hidayat (Jakarta).

BACA JUGA:  Mendagri: Pemerintah Buka Kerja Sama Pengadaan Barang dengan Ormas

Keinginan sembilan kiai ini sejalan dengan hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang telah digelar sebelumnya. Terdapat klausul pelaksanaan muktamar dengan persetujuan pemerintah dan mempertimbangkan pandemi COVID-19.

Hasil kesepakatan masyayikh ini dibuat dalam rangka membangun kemandirian bangsa untuk perdamaian dunia.

BACA JUGA:  Ini 3 Daerah dengan Biaya Hidup Paling Mahal di Indonesia

Sebelumnya, Panitia Pengarah (Steering Committee) Muktamar NU, Muhammad Nuh menegaskan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU berpotensi mundur. Alasannya, murni akibat pandemi COVID-19.

“Murni karena alasan pandemi, pemerintah akan menerapkan PPKM untuk mencegah penularan Covid-19 di libur akhir tahun,” kata Muhammad Nuh yang merupakan Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-34 NU, Jumat, 19 November 2021. (DI/MINEWS)

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru