Sadis! Sewa Pembunuh Bayaran, Hanya Untuk Membunuh Temannya Sendiri

- Publisher

Senin, 14 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Polisi menangkap LM, terduga otak pembunuhan terhadap Vicky (22) yang tewas di Taman Pemakaman Umum (TPU) Ulujami, Jakarta Selatan. LM ditangkap karena menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Vicky.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombespol Budhi Herdi mengatakan antara LM dan Vicky saling kenal sebagai teman. Namun, terkait motif LM tega mendalangi pembunuhan terhadap korban masih didalami polisi.

BACA JUGA:  Kemenhub Minta Pemilik Kapal Segera Penuhi Hak Pelaut Indonesia

“Kenal, sebagai teman,” kata Budhi saat dikonfirmasi pada Minggu, 13 Februari 2022.

Budhi menambahkan pihaknya juga sudah menetapkan status tersangka terhadap LM yang terbukti menyewa pembunuhan bayaran. “Sudah (LM tersangka),” lanjutnya.

Menurut dia, LM ditangkap di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Minggu, 13 Februari 2022. Polisi masih memeriksa LM secara intensif di Mapolres Metro jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Tata Kelola Sedimentasi Pasir Laut Utamakan Ekologi dan Kedaulatan Negara

“Kami periksa intensif dulu,” ujarnya.

Kasus ini geger karena ditemukan jasad Vicky bersimbah darah lantaran luka tusukan di bagian bawah dada. Pemuda 22 tahun itu ditemukan warga di samping nisan di TPU Ulujami pada Kamis, 10 Februari 2022.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan terdapat dua luka tusukan di tubuh Vicky.

BACA JUGA:  Indonesia Segera Miliki 3 Provinsi Baru, Apa Saja?

“Kami temukan ada dua luka tusuk akibat benda tajam,” tuturnya.

Polisi juga sudah menangkap dua eksekutor yang merupakan pembunuh bayaran yaitu MLY dan DR. Dua pelaku itu dibayar LM dengan dijanjikan upah masing-masing Rp1 juta.

“Dia dijanjikan satu orang (dibayar) Rp 1 juta. Cuma yang baru dikasih Rp 500 ribu,” kata Ridwan. (DI/FAJAR)

Berita Terkait

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Berita Terbaru