Membongkar Sebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat

- Publisher

Rabu, 22 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meminta kepada maskapai penerbangan untuk menambah jumlah pesawat yang beroperasi.

Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menurunkan harga tiket pesawat yang saat ini melambung tinggi akibat banyaknya permintaan.

“Kita lihat kapasitas harus ditambah untuk membuat harga tiket ini lebih terjangkau,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di Bali, Senin (20/6).

BACA JUGA:

Naik Gila-gilaan, Harga Tiket Pesawat Ada yang Tembus Rp20 Juta

Penumpang Disarankan Tak Lepas Sepatu di Pesawat, Mengapa?

BACA JUGA:  BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Cair Hari Ini, Segera Cek Rekening

Sandi menyebut, kenaikan harga tiket ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Mahalnya harga tiket pesawat juga terjadi di hampir semua negara.

Kondisi ini tak lain mengikuti hukum ekonomi. Tingginya permintaan tidak diimbangi dengan suplai yang seimbang. Di sisi lain ambruknya bisnis penerbangan selama pandemi membuat maskapai penerbangan tidak langsung bisa menyiapkan armada dalam waktu singkat.

Sebagaimana yang terjadi di maskapai milik negara, Garuda Indonesia. Sandi berharap dengan berhasilnya restrukturisasi yang didapat Garuda mampu mendorong maskapai segera menambah armada.

BACA JUGA:  Starlink akan Uji Coba Layanan Internet Satelit di IKN pada 2024

“Kita harap Garuda bisa tambah jumlah pesawat sehingga jumlah penerbangan bertambah dan ini bisa menurunkan bisanya tiket pesawat,” kata dia.

Harga Avtur

Sementara itu, terkait naiknya harga avtur sebagai bahan bakar pesawat, Sandiaga menempuh jalur perjanjian kerja sama dengan maskapai lainnya. Menurutnya strategi ini bisa terus dikolaborasikan untuk menghadirkan harga tiket yang terjangkau,

“Saya sudah tugaskan orang untuk melakukan perjanjian kerja sama demi untuk menambah kapasitas penerbangan terutama di Bali,” kata dia.

BACA JUGA:

Diam-Diam Singapura-Airbus Siapkan Pesawat Tenaga Air

BACA JUGA:  Naik Gila-gilaan, Harga Tiket Pesawat Ada yang Tembus Rp20 Juta

Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat, Guyur Warga dan Kebun

Di sisi lain, Sandiaga telah membangun komunikasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk bekerja sama dengan maskapai penerbangan asing. Fokusnya pada menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia. Strategi ini dilakukan demi menjaga momentum pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan sektor terkait.

“Dengan menambah penerbangan dari maskapai kita atau asing ini untuk memastikan agar harganya lebih terjangkau dan menjaga momentum kebangkitan kita,” katanya mengakhiri. (DI/MERDEKA)

Berita Terkait

Pindah KK ke Luar Kota Tak Perlu Surat RT/RW, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027
Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pindah KK ke Luar Kota Tak Perlu Surat RT/RW, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Berita Terbaru