Anak Buya Arrazy Hasyim Meninggal Tertembak Pistol Anggota Polri, Pemilik Senpi Diperiksa

- Publisher

Kamis, 23 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Buya Arrazy dan suasana duka, sang anak kedua yang tewas tertembak setelah bermain pistol pengawal dengan sang kakak. Foto: TRIBUNNEWS

Kolase Buya Arrazy dan suasana duka, sang anak kedua yang tewas tertembak setelah bermain pistol pengawal dengan sang kakak. Foto: TRIBUNNEWS

INIKEPRI.COM – Putra kedua dari ulama Arrazy Hasyim, yang bernama Hushaim Shah Wali Arrazy (3), meninggal dunia akibat tertembak senjata api milik seorang anggota Polri.

Kejadian ini terjadi saat Arrazy sedang berkunjung ke rumah mertuanya di Desa Palang, Tuban, Jawa Timur, Rabu (22/6/2022). Arrazy saat itu dikawal oleh seorang anggota Polri berinisial M.

BACA JUGA:  Ternyata ke Sini Larinya Uang Donasi dari Kembalian Belanja Indomaret

Pada saat hendak melaksanakan Salat Zuhur, M meletakkan senjata api yang dibawa di tempat yang dianggap aman. Tak disangka, senjata api tersebut ditemukan oleh anak pertama Arrazy berinisial H (5).

BACA JUGA:  Ini Penampakan NPWP Pajak Terbaru, Ada NIK!

BACA JUGA:

Mengenal Darul Arqam, Ajaran yang Disebut Menyimpang

H mengambil senjata api tersebut saat M sedang salat dan bermain bersama sang adik. Tak seberapa lama terdengar bunyi letusan tembakan dan mengenai korban hingga tewas di lokasi kejadian. Korban tewas dengan luka tembak di bagian dagu dekat lehernya. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di rumah mertua Buya Arrazy.

BACA JUGA:  Kemendagri: Pilkada Serentak 2024 Jadi Upaya Satukan Visi Pusat-Daerah
Proses pemakaman Jenazah putra kedua Buya Arrazy Hasyim yang tertembak senjata api milik anggota polri yang menjadi pengawalnya di makam Islam Wareng, Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Rabu (22/6/2022). Foto: KOMPAS.COM

M Diperiksa

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru