Dukungan Masyarakat, Kunci Keberhasilan Program Pencegahan Korupsi

- Publisher

Jumat, 7 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Dok. KPK

Ilustrasi. Foto: Dok. KPK

INIKEPRI.COM – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan salah satu pemicu terjadinya korupsi karena banyak pejabat negara lebih mengikuti keinginannya, daripada kebutuhan dasarnya.

Karena banyak pejabat lebih mementingkan untuk memenuhi keinginan yang tidak ada habisnya, daripada memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, akhirnya seperti sekarang yang ramai di sosial media, istri penyelenggara negara pamer tas mahal dan lain-lain.

BACA JUGA :

KPK Ingatkan Inspektorat Jenderal KL Perkuat Komitmen Cegah Penyimpangan

Alex menegaskan, sebenarnya pencegahan korupsi paling efektif itu dimulai dari diri sendiri. Seperti yang pernah disampaikan Pak Artidjo Alkostar “Tuhan sudah menganugerahi sifat jujur dalam diri manusia. Sifat jujur itu sudah ter-install dalam diri kita”.

BACA JUGA:  KPK Tahan Hasto Kristiyanto Terkait Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan

“Korupsi itu sendiri tumbuh subur pada saat otonomi daerah diluncurkan. Bahkan di Jawa Timur, lebih dari 10 kepala daerah ditindak oleh KPK dan termasuk yang paling banyak,” kata Alex, dalam keterangan tertulis yang diterima INIKEPRI.COM, Kamis (6/4/2023).

Melihat hal itu, KPK lakukan Kegiatan Peluncuran Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Korupsi di Kota Probolinggo yang berlokasi di Aula Bromo Park Hotel.

Menurut Alex bisa membuat sebuah sistem laporan harta kekayaan para pejabat daerahnya sendiri, hal itu sebagai acuan dan kontrol pencegahan korupsi internal. Akan tetapi tetap harus lapor ke LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

BACA JUGA:  Soal Foto Wisuda Jokowi, Dokter Tifa Nyerah: Ya Sudah, Clear

Alex mengapresiasi pembentukan Satgas Pencegahan Korupsi Pemkot Probolinggo. Karena yang tidak kalah penting, peran aktif masyarakat juga menentukan keberhasilan upaya pemberantasan korupsi itu sendiri.

“Kami berharap dukungan masyarakat terhadap Pemkot Probolinggo dalam pencegahan korupsi, seperti tidak memberikan upeti dan memberikan suap. Ikuti ketentuan dan peraturan yang ada saja,” kata Alex menutup sambutannya.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan tata kelola Pemerintahan Kota Probolinggo yang bersih dari tindakan korupsi harus tercipta.

“Kami ingin melakukan yang terbaik dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Probolinggo. Langkah konkret dalam pencegahan korupsi sudah kami laksanakan dengan membentuk satgas,” kata Habib.

BACA JUGA:  KPK Ungkap Peran Pemuda Menentukan Nasib Bangsa

Sambungnya, Satgas Pencegahan Korupsi dimotori oleh Inspektorat Kota Probolinggo dan ditunjang oleh seluruh OPD lain.

Sebelum bertugas, tim satgas bakal dibekali bimbingan teknis (bimtek) oleh KPK, BPK dan BPKP Perwakilan Jawa Timur. Salah satu pembekalan dalam bimtek, yakni mengenai teknik fraud control plan (pencegahan pengendalian kecurangan).

Lanjut Habib, Pengawasan terhadap potensi tindak pidana korupsi akan lebih masif dan kuat karena melibatkan personel yang jumlahnya lebih banyak. Sebab, diisi Inspektorat dan seluruh OPD yang ada.

“Sebagai informasi, secara nasional Pemkot Probolinggo menorehkan catatan sebagai pemerintah daerah yang pertama meluncurkan satuan tugas pencegahan korupsi di lingkungannya,” tutup Habib. (RP)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru