Pak Menteri ini Usul Harga Rokok 100 Ribu, Gimana?

- Publisher

Selasa, 21 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Menteri Sosial Juliari Batubara mengusulkan kenaikan harga rokok. Kata dia, akan lebih ideal jika harga rokok di Indonesia dibanderol Rp100 ribu per bungkus.

Bukan tanpa alasan, sebab sejauh ini rokok masih mudah untuk dijangkau anak-anak. Hal ini lah yang kemudian membuat anak-anak memiliki potensi untuk terpapar rokok.

BACA JUGA:  Harga Rokok di Indonesia Terlalu Murah? Ini Kata Bea Cukai

“Anak-anak ini simpel, mereka ingin terlihat tua, terlihat cool, keren, jadinya merokok. Selain itu, meskipun saya bagian pemerintah, akses terhadap rokok ini harus dibatasi. Bahkan di Indonesia menjual rokok secara ketengan (satuan) masih bisa,” kata Juliari saat Webinar Hari Anak Nasional 2020 di Jakarta, Senin 20 Juli 2020, disitat Industri.

BACA JUGA:  BNN dan Bea Cukai Gagalkan 172 Kasus Penyelundupan Narkoba

Seharusnya, kata dia, proses pembelian rokok dipersulit. Salah satunya dengan menaikkan harga rokok tiap bungkus menjadi Rp100 ribu. Tujuannya tentu agar tak mudah diakses anak-anak.

“Kalau bisa rokok harganya mahal. Satu bungkus minimal Rp100 ribu. Negara juga dapat cukai lumayan,” usul Juliari.

BACA JUGA:  Kasus Sambo, Kompol Chuk Putranto Diberhentikan Tidak Hormat

Dia menyadari kalau usulan itu pasti bakal diprotes sejumlah kalangan, termasuk para petani tembakau. Tetapi, menurut Juliari, kebanyakan produksi rokok saat ini juga telah menggunakan tembakau impor.

Berita Terkait

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terbaru