Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 3 Resmi Dibuka

- Publisher

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Dikti

Ilustrasi. Foto: Dikti

INIKEPRI.COM – Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan 3 resmi dibuka mulai Rabu (29/3/2023) hingga tanggal 2 Mei 2023 mendatang. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa jenjang D3, D4, dan S1 untuk mengikuti pembelajaran selama satu semester di lebih dari 200 Perguruan Tinggi Penerima (PT Penerima) sekaligus merasakan berbagai pengalaman bermakna yang memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Sosialisasi PMM Angkatan 3 bagi mahasiswa telah dilangsungkan Selasa (28/3) lalu untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan program beserta persyaratan dan linimasa pendaftaran peserta.

BACA JUGA :

Pemprov Kepri Buka Pendaftaran Beasiswa Mahasiswa 2023 Mulai 3 Maret – 3 April

“Meskipun programnya hanya berjalan satu semester tetapi kenangan dan dampaknya tentu sepanjang hayat. Adik-adik tidak hanya akan belajar di kampus tujuan tetapi juga akan mendapatkan berbagai program yang sangat menarik dan persahabatan nusantara lintas budaya, lintas suku, lintas agama, lintas adat istiadat,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (29/3/2023).

BACA JUGA:  Ketua Umum KNPI Haris Pertama Minta Ketegasan Jaksa Agung Jerat dan Sita Harta Bos PT. Duta Palma dengan Pasal TPPU

Program PMM sebelumnya telah berlangsung dalam dua angkatan, masing-masing di 2021 dan 2022. Pada dua angkatan ini tercatat hampir 23.800 mahasiswa mengikuti program pertukaran ke ratusan PT Penerima.

Hal yang berbeda dari PMM Angkatan 3 adalah keterlibatan Perguruan Tinggi Pelaksana Pendidikan Vokasi (PTPPV), baik sebagai perguruan tinggi pengirim maupun PT Penerima. Dengan demikian, untuk pertama kalinya program ini bisa diikuti oleh mahasiswa program vokasi.

“Dengan senang hati kami kabarkan bahwa perguruan tinggi vokasi pertama kalinya bergabung dalam program PMM. Kesempatan pengembangan potensi dan bakat sesuai minat mahasiswa juga diberikan kepada mahasiswa vokasi, hal ini sangat penting bagi mahasiswa vokasi karena mereka harus siap menghadapi berbagai kemungkinan masa depan,” tutur Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati.

Program PMM merupakan salah satu program unggulan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai implementasi dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

BACA JUGA:  Kemenkes: Vaksin Sinovac Cegah 98% Kematian Akibat COVID-19

BACA JUGA :

Kemenag Bersiap Buka Seleksi Program Beasiswa Santri 2023, Pendaftaran via Aplikasi Pusaka

Program ini diinisiasi sebagai salah satu wadah untuk menumbuhkan sikap saling memahami, meningkatkan kemampuan mengaplikasikan wawasan kebangsaan, serta menguatkan semangat persatuan melalui perjumpaan dengan keberagaman dan dialog intensif yang terbangun di lingkungan kampus maupun di lingkungan masyarakat tempat mereka tinggal selama menjalani program.

Pembelajaran mahasiswa tentang keberagaman nusantara difasilitasi dalam mata kuliah khusus yang diselenggarakan di PT Penerima bagi peserta PMM, yaitu Modul Nusantara. Modul Nusantara terdiri atas 16 aktivitas yang mengusung 4 tema utama, yaitu kebinekaan, inspirasi, refleksi, serta kontribusi sosial. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperluas perspektif dan wawasan akademis serta memperdalam pengetahuan tentang bidang tertentu melalui pembelajaran di dalam kelas sesuai dengan mata kuliah yang dipilih.

Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini juga akan mendapat rekognisi di kampus asal mereka dengan nilai kredit hingga 20 satuan kredit semester (sks). Hal ini menjadi salah satu manfaat yang dapat diperoleh peserta PMM, di samping manfaat lain seperti sertifikat dari Kemendikbudristek dan bantuan biaya hidup (living allowance) selama satu semester.

BACA JUGA:  Rapim TNI-Polri 2024, Kapolri Tegaskan Sinergitas Harga Mati

Jumlah PT Penerima yang dapat dipilih oleh calon peserta PMM Angkatan 3 adalah sebanyak 204 perguruan tinggi, yang masing-masing memiliki kuota dalam jumlah tertentu. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk segera melakukan pendaftaran agar bisa memilih perguruan tinggi yang diinginkan.

“Mulai persiapkan dokumen pendaftaran sedini mungkin, karena ketika mendaftar mahasiswa harus langsung memilih perguruan tinggi yang ingin dituju, siapa cepat dia dapat,” kata Kepala Program PMM, Asri Aldila Putri.

Laman pendaftaran sekaligus kanal informasi resmi PMM 3 dapat diakses pada tautan pmm.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. Mahasiswa juga dapat mengikuti kisah para alumni PMM angkatan sebelumnya melalui akun Instagram resmi @pertukaranmahasiswamerdeka serta laman cerita.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. (DI)

Berita Terkait

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Berita Terbaru