Beratnya Seleksi Awak KRI Nanggala-402, Bertahan Hidup di Hutan hingga Disiksa di Kamp Tahanan

- Admin

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. MNC Portal)

(Dok. MNC Portal)

INIKEPRI.COM – Indonesia berduka atas tenggelamnya KRI Nanggala 402. Sebanyak 53 prajurit kapal selam kedua kelas Cakra yang tenggelam di perairan utara Bali dipastikan gugur. Dari 53 prajurit Hiu Kencana ini, terdapat 49 anak buah kapal (ABK), satu komandan satuan, dan tiga personel senjata.

KRI Nanggala 402 berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam (Satsel) Komando Armada RI Kawasan Timur yang memiliki motto ‘Tabah Sampai Akhir’.

Baca Juga :  Mendagri: Pemerintah Buka Kerja Sama Pengadaan Barang dengan Ormas

Menilik kebelakang, tidak mudah untuk menjadi awak kapal selam TNI AL. Seorang prajurit Angkatan Laut, yang kemudian masuk dalam proses uji pemilihan harus meliputi beberapa aspek hingga dinyatakan lulus dan masuk Pendidikan Calon Awak Kapal Selam (Dikcawakasel).

Baca Juga :  Jeggboy Siap Saingi Gojek, Bisa Pesan untuk Angkat Jemuran

Baca Juga: Penampakan KRI Nanggala-402 di Dasar Laut, Terbelah Jadi Tiga Bagian

“Usai mengikuti pendidikan itu tidak serta merta bisa langsung masuk ke Satuan Kapal Selam melainkan masih harus mengikuti pembekalan terlebih dulu, baru menjadi Awak Kapal Selam yang sesungguhnya,” tulis tni.mil.id dilansir dari Okezone, Senin (26/4/2021).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Waste to Energy dan Koperasi Desa

Salah satu contoh gambaran nyatanya, ketika pembekalan yang dilaksanakan oleh Satuan Kapal Selam Koarmatim (Satsel Koarmatim), menggambarkan bahwa kapal selam sedang menerima tugas untuk masuk ke daerah musuh untuk mencari data-data intelijen.

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB